Tamiang Layang – Lembaga Pengembangan Bisnis PAMA Banua Lima (LPBPBL) menggelar pelatihan pembukuan sederhana bagi UKM mitra mereka pada Selasa (4/2/2020).
Gazalirahman
Sedikitnya ada empat desa di Kecamatan Banua Lima yang mengikutkan UKM nya dalam pelatihan. Keempat desa itu kebetulan sudab membentuk UKM. Adapun desa yang dimaksud adalah Desa Taniran, Banyu Landes, Gudang Seng, dan Baguk.
Pelatihan tersebut dihadiri pihak personel PAMA Adaro, Sekcam Banua Lima, Empat Kepala Desa, dan anggota UKM. Kegiatan digelar di Aula Kecamatan Banua Lima Kabupaten Barito Timur.
Dengan pelatihan tersebut, UKM yang baru terbentuk di empat desa itu diharapkan bisa menunjukkan hasil yang bagus. Baik keuntungan dan kerugian, bisa diketahui dengan jelas dan berkala.
“Agar bisa tau mereka pelaku usaha hasil pengeluaran dan hasil pemasukannya. Mengatahuinya pihak pelaku usaha itu sebulan sekali,” ucap Manejer Finang dan Administrasi PAMA Adaro Kaspian Parangin Angin.
Kaspian mengatakan, keempat desa dengan UKM baru itu merupakan ring 1 penerima CSR PT PAMA Adaro. Karena baru, anggota tiap UKM pun masih sedikit.
“Anggotanya tidak merata, ada anggotanya 10 orang dan ada juga anggotanya 5 orang,” ujarnya.
UKM di empat desa tersebut menggeluti bermacam jenis. Ada usaha tanam buah semangka, keripik olahan, tembakau, juga usaha ternak madu kelulut.
“Tapi yang utamanya usaha mereka harus pakai kemasan agar produknya terjamin. Kita sebagai pihak Perusahaan siap membantu bikinkan kemasannya,” kata Kaspian.
Dengan melakukan pengawasan terus menerus, Kaspian berharap anggota UKM bisa berkembang dan menghasilkan keuntungan. Di kemudian hari ia ingin peserta bisa menjalankan usaha dengan mandiri.
