Tamiang Layang – Program Stanting (Giji buruk) yang di perogramkan oleh pemerintah posat untuk Kabupaten Barito Timur, tentang Stanting : ” Gizi buruk pertumbuhan anak .
Seketaris Dinas pengandalian penduduk dan keluarga berancana ( DPPKB) kabupaten Barito Timur dr. Vinny S sampaikan : ” Dinas PPKB mengikutti program Stenting yang terkait idukasi pula asuh anak kaum ibu ibu, dan sudah kita laksanakan di Sepuluh ( 10) desa Empet (4) Kecamatan yang ada di Barito Timur , katanya dr. Vinny S , saat di temui di ruang kerjanya Kamis 20 Febuari 2020.
Pula asuh terhadap anak , yang kita maksut ya itu ” tertuju pada kaum ibu ibu.
Masa kehamilan seorang ibu hamil perlu manjaga kandungan nya dengan memberikan makanan makanan yang bergizi , dan rutin periksa kehamilan nya melalui Pos Yandu , atau poskesmas terdeket.
Peran seorang suami juga penting untuk menjaga memperhatikan istrinya yang lagi hamil , dukungan suami dan kebersamaan istri menjaga anak nya sangat lah penting, misalnya memperhatikan gizi anaknya, kata dr. Vinny S.
Dan perlu juga di ketahui kaum ibu ibu di waktu ngiidem , biasanya ada yang tidak makan , dan ada juga yang hanya makan pencuk , padahal itu tidak baik untuk pertumbuhan gizi anaknya , ujarnya Vinny S .
Seharusnya kita paksakan makan bergizi .,kerna dengan memakan makanan bergizi bagi ibu hamil, pastilah bergizi juga anak dalam kandungan ibu tersebut , kata Vinny S.
Dan masa persalinan anak , jangan lupa seorang ibu , awal persalinan kasih anak dengan air susu ibu, kerna ASI lebih bagus untuk pertumbuhan otaknya , dan jangan lupa anak di bawa ke Pos Yandu setempat, kerna di Pos Yandu lah kita mengetahui pertumbuhan anak , kata dr. Vinny S.
Program dari Frovinsi Idukasi pula asuh anak , sudah kita laksanakan di 10 desa, sudah terliat pengurangan dan penurunan Stenting pada anak Kabupaten Barito Timur , kata Vinny S.
Gazalirahman
