Nasib Pedagang Di Depan Taman Kota Tanjung

Diposting pada

Tanjung -Mayoritas usaha masyarakat Tabalong banyak di luar rumah. Terlihat banyak warga yang menggunakan gerobak dorong di depan taman kota Tanjung di tengah wabah Covid-19. Meskipun begitu mereka tetap harus berjualan.

 

Salah satu warga Tabalong harus berjualan untuk keperluan sekolah. Hal ini dikarenakan setiap sekolah merumahkan kegiatan pembelajaran. Atas arahan Menteri Pendidikan, pembelajaran dilaksanakan secara daring.

 

Wati, seorang pelajar yang kami temui mengaku pembelajaran tetap dilaksanakan melalui grup whatsapp. Jadi, Wati tetap bisa membantu orang tua berjualan karena tidak menggamggu, ungkapnya.

 

Selain Wati, kami juga menemui pedagang lain bernama Nanda, “kita semua kira-kira berjualan jam 9 di depan taman, cukup ada saja pembeli yang datang dan hasil kialain kita kalau habis lumayanlah”, ungkapnya saat ditemui pada Sabtu, 4 April 2020.

 

“Kita bisa berjualan pagi di depan Taman Kota Tanjung ini yang diizinkan oleh pemerintah daerah yaitu Sabtu dan Minggu sampai malam. Kalau hari lain paginya kita jualan di tempat Saraba Kawa yang tidak jauh dari taman kota. Kemudian, jam 2 bisa saja kita jualan di depan taman kota dan tempat tempat jualan yang kita tempati tidak dipungut biaya oleh petugas”, tutur Wati.

 

Selain itu Wati juga menyampaikan bahwa, “Pada masa wabah Corona ini, kita terima dengan sabar dan termasuk juga kita syukuri apa ada nya hasil jualan kita”.

 

 

G. Rahman

Penyunting: Nun