Tamiang Layang – Menghindari penyebaran Virus Corona, Dinas Perdagangan Kabupaten Barito Timur harus mengeluarkan kebijakan dilematis. Pasar-pasar yang selama ini menjadi penggerak ekonomi daerah harus ditutup sementara.
Berdasarkan surat PLT Kepala Dinas Perdagangan, Kabupaten Barito Timur nomor 500/143/DiSDANGIII/2020, 20 April 2020 tentang pemberitahuan terkait pencegehan penyeberan Covid-19 dan keputusan bupati Barito Timur nomor 180/91/HUK/2020, 23 Maret 2020 tentang penetapan status siaga darurat bencana non alam pendemi Covid-19 di wilayah Bartim 2020 serta petunjuk bupati Bartim pada Minggu, 19 April 2020, dapat kami sampaikan bahwa:
Pertama, pemberhentian kegiatan pasar mingguan dan pasar tungging serta pasar subuh untuk sementara di wilayah masing-masing sejak dikeluarkan imbauan ini sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan.
Kedua, kegiatan pasar harian diperbolehkan dengan ketentuan: a) Pasar harian dimulai dari 08:00 Wib sampai dengan 15: 00 Wib; b) Mengikuti protokol pecegehan Covid-19 untuk area publik, yaitu antara lain wajib menggunakan masker, menjaga jarak fisik (physical distancing) minimal 1 meter; c) Menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun di area pasar; d) Menjaga dan meningkatkan kebersihan pasar; e) Memantau dan mengawasi warga yang telah ditetapkan sebagai ODP maupun yang PDP.
Imbauan Kariato, Kepala Dinas Perdagangan Bartim tersebut disampaikan langsung kepada para pedagang di pasar Temenggoeng Djaya Karti, Tamiang Layang oleh Tenny, Kepala UPTD Pasar tersebut, Senin (20/4/2020).
Hal serupa juga disampaikan oleh Edy Adwar, Kabid Pengelola Pasar Dinas Perdagangan Barito Timur bahwa pasar mingguan ditutup untuk sementara waktu termasuk pasar mingguan yang terdapat di desa dan kelurahan. Namun, pasar harian tetap diperbolehkan untuk beroperasi dengan ketentuan tertentu.
“Perlu kita ketahui bahwa para pedagang di pasar adalah masyarakat bebas yang makan dari keringat sendiri, berusaha dengan kemampuan sendiri. Oleh karena itu, peraturan ini perlu diperhatikan demi kelangsungan hidup serta kesejahteraan masyarakat,” kata Edy.
Gazalirahman
Nun
Man N
