Patroli Gabungan di Labuan Amas Selatan HST, Sasar Warung untuk Putuskan Penyebaran Covid-19

Diposting pada

Barabai – ‘Mawarung’ sudah jadi tradisi masyarakat pedesaan di wilayah Hulu Sungai Kalimantan Selatan. Meskipun wabah Covid-19 sedang merajalela di mana-mana, masih banyak saja warga yang menjalani aktifitas tersebut.

 

Hal tersebut terbukti di Kecamatan Labuan Amas Selatan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan. Saat patroli gabungan digelar, petugas menemui banyak warung malam masih buka.

 

Patroli gabungan yang dilaksanakan Camat LAS, Koramil 1002-04 Pantai Hambawang, dan Polsek Labuan Amas Selatan itu berlangsung pada Sabtu (9/5/2020) malam. Kegiatan itu memang menyasar warung-warung yang buka pada malam hari.

 

Petugas patroli pun secara bergiliran mandatangi warung-warung di Desa Batang Bahalang, Desa Taal, Desa Jamil, Desa Mahang Baru, Desa Tabudarat Hilir, Desa Tabudarat Huku, Desa Mundar, dan Deaa Panggang Marak.

 

Camat Labuan Amas Selatan Rafiannorahman menyampaikan, patroli gabungan tersebut mengimbau pemilik warung agar selama mewabahnya Covid-19, warung ditutup pada pukul 22:00 WITA. Setelah itu tidak ada lagi kegiatan di warung.

 

Rafiannorahman juga menghimbau kepada pemilik warung, apabila ada pelanggan yang ingin berbelanja lebih dari dua orang agar belanjanya dibungkus saja. “Sehingga tidak terjadi pengumpulan atau banyaknya konsumen di warung,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kapolsek LAS Iptu Nafrizal mengatakan jika pihaknya bersama unsur terkait akan selalu berkoordinasi dalam penertiban warung malam. Itu diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19 untuk di wilayah Hulu Sungai Tengah.

 

Sedangkan Plh Danramil 1002-04/ Pantai Hambawang Peltu Henri Murpianto menyampaikan, dalam patroli gabungan ini masih ditemukan warga yang sedang ‘Mawarung’ di atas pukul 22:00 WITA. “Kami mengimbau agar segera membubarkan diri dan pulang kerumah masing-masing,” katanya.

 

Patroli gabungan juga menghimbau kepada anak-anak pelajar agar tidak keluar rumah apabila tidak perlu atau tidak penting. “Lebih baik di rumah saja, apa lagi di saat bulan Ramadhan,” ucapnya lagi.

 

Tak hanya melaksanakan himbauan kepada warga, tim gabungan tersebut juga membagikan masker gratis kepada pengunjung warung yang tidak memakai masker.

 

 

Gazalirahman

A Manaf