TAMIYANGLAYANG – Pemerintahan Desa Kandris, Kecamatan Banua Lima, Kabupaten Barito Timur (Bartim), juga menganggarkan dana desa (DD) untuk program budidaya ayam petelur, mengikuti program Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemkab) Bartim.
Kepala Desa Kandris, Riduan, mengungkapkan, untuk program budidaya ayam petelur ini pihaknya, melalui DD, menganggarkan dana Rp100 juta.
“Dana tersebut untuk pembuatan kandang ayam, pembelian pakan dan bibit ayam petelur sebanyak 300 ekor, serta penunjang lainnya,” katanya.
Kalau pembuatan kandangnya sudah selesai, papar Ridua, maka tinggal menunggu ayamnya saja. “Untuk bibit ayam petelur ini masih kita cari yang bagus,” ujarnya menjawab pertanyaan awak media saat ditemui di ruang Kantor Desa Kandris, Kamis (16/7/2020).
Menurut Riduan, program ayam petelur ini bagus, sesuai dengan saran dan arahan Bupati Bartim. “Jadi kita dukung,” tegasnya.
Mengenai pengelolaan budaya ayam petelur ini, Riduan mengaku pihak akan menyerahkan kepada kelompok masyarakat desa Kandris yang sudah dibentuk. “Hal ini dilakukan untuk memudahkan koordinasinya, demi cepatnya perkembangan program budidaya ayam petelur tersebut,” ujarnya.
Editor: Almin Hatta
