TAMIYANGLAYANG – Polres Barito Timur (Bartim) kini menyiapkan pasukan pengamanan perayaan Hari Raya Idul Adha 1441 H, yang akan berlangsung di tengah pandemi Covid-19.
Terkait dengan itu Wakapolres Bartim Kompol Donal Harianja, Rabu 22 Juli kemarin memimpin apel gelar pasukan Operasi Patuh Telabang Tahun 2020, dalam rangka cipta kondisi Kamseltibcarlantas dalam menghadapi Idul Fitri 1441 Hijriah, di halaman Mapolres Bartim, Tamiyang Layang.
Apel gabungan bersama TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bartim AKBP Hafidh Susilo Herlambang SiK, melalui Wakapolres, mengatakan, apel gelar pasukan ini dilaksanakan untuk mengetahui sejauh mana kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya. “Sehingga kegiatan operasi dapat berjalan optimal dan berhasil, sesuai dengan tujuan serta sasaran yang telah ditetapkan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut diungkapkan, jumlah kecelakaan lalulintas di Bartim tahun 2018 sebanyak 27 kejadian. Tahun 2019 sejumlah 37 kejadian atau kenaikan tren 37 persen. Korban meninggal dunia tahun 2018 sebanyak 13 orang, dan pada tahun 2019 sejumlah 13 orang.
Kemudian, korban luka berat tahun 2018 sejumlah 14 orang, dan pada tahun 2019 sejumlah 20 orang atau naik 43 persen. Korban luka ringan tahun 2018 sejumlah 52 orang, dan pada tahun 2019 sejumlah 30 orang, atau ada penurunan 42 persen.
“Kita menyadari bahwa dalam mengatasi permasalahan bidang lalulintas tidak segampang yang kita perkirakan. Kita harus melakukan berbagai upaya untuk membina dan memelihara kamseltibcarlantas,” ujar Donal Harianja, Wakapolres Bartim.
Sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 22 Tahun 2019 tentang lalulintas dan angkutan jalan, papar Donal, kita diharapkan untuk mewujudkan keselamatan dan kelancaran, serta ketertiban berlalulintas. Kemudian, meningkatkan kualitas keselamatan, dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalulintas.
“Ketiga, membangun budaya tertib berlalulintas. Dan keempat, meningkatkan kualitas pelayanan kepada public,” katanya.
Menurut Wakapolres, pada pelaksanaan Operasi Patuh Telabang Tahun 2020 ini berbeda dengan tahun lalu. “Kita dihadapkan dengan wabah virus Corona atau Covid-19, dimana kita lebih sering mengedepankan sosialisasi adaptasi kebiasaan baru,” pungkasnya.
Editor: Almim Hatta
