BANJARMASIN – Lesunya dunia usaha beberapa bulan terakhir sebagai dampak wabah Covid-19, rupanya memicu sejumlah orang mencari peluang usaha baru.
Contohnya Sumarno. Ketua Koperasi Restoran Terapung ini berencana membuka usaha anyar. Yakni restoran terapung dengan konsep kekinian, sehingga bisa menjadi destinasi wisata baru di Kota Seribu Sungai Banjarmasin.
Untuk mewujudkan rencana menarik tersebut, Sumarno bersama timnya datang bersilaturrahmi ke rumah dinas Walikota Banjarmasin, Rabu (05/08).
“Kami sengaja menemui Pak Walikota, dalam rangka meminta izin dan arahan beliau, terkait rencana pembukaan restoran terapung yang akan dilakukan pada 15 September mendatang,” katanya.
Sumarno mengaku, konsep restoran terapung ini masih dalam proses. Namun ia memastikan bahwa nantinya restoran ini akan menjadi restoran yang berbeda dari yang lain.
“Karena kita dapat sponsor dari Bulog, jadi tampilannya akan berbeda. Restoran ini akan memuat banyak hiasan khas Banjar. Intinya, restoran ini akan menjadi tempat baru yang kekinian. Dan, alhamdulillah disetujui Pak Walikota,” ujarnya.
Rencananya, lanjut Sumarno, menu yang disediakan di restoran terapung ini hanya bakar-bakaran. Harga dibandrol antara Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu per porsi. “Insya Allah, semua golongan dapat menikmati hidangan di restoran terapung kami,” ucapnya.
Walikota Banjarmasin Ibnu Sina berharap, restoran terapung ini mampu mendukung usaha pihaknya dalam mewujudkan Kota Banjarmasin sebagai kota pariwisata. “Semoga, sebelum Hari Jadi Kota Banjarmasin Ke-494 nanti, restoran terapung tersebut sudah dapat melakukan grand opening,” ujarnya.[]
Reporter: Nailu Alhusna
Editor: Almin Hatta
