BANJARMASIN – Memasuki bulan Agustus, biasanya segenap masyarakat semangat menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Indonesia (RI). Namun akibat situasi pandemi Covid-19 sekarang ini, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengeluarkan Surat Imbauan tentang Peringatan HUT RI Ke-75, Rabu (5/08). Isinya, antara lain, pelarangan pengadaan lomba.
Surat Imbauan tersebut dikelarkan Walikota Banjarmasin untuk menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang pedoman peringatan HUT Ke-75 Kemerdekaan RI Tahun 2020, serta memperhatikan perkembangan kasus Covid-19 di Banjarmasin yang semakin meningkat. Sehingga Walikota Banjarmasin memandang perlu memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya memutus rantai penularan virus yang mematikan tersebut.
Surat Imbauan Walikota Banjarmasin tersebut berisi lima poin, agar diperhatikan masyarakat dalam melakukan kegiatan 17-an. Pertama, melakukan pengibaran bendera merah putih serta memasang umbul-umbul dekorasi atau hiasan lainnya. Kedua, merayakan peringatan detik-detik proklamasi dengan menghentikan sejenak aktivitas dan berdiri tegak selama tiga menit. Ketiga, (terkait imbauan kedua), pengecualian menghentikan aktivitas bagi yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Selanjutnya, poin keempat: seluruh elemen masyarakat diimbau untuk merayakan peringatam HUT Kemerdekaan Indonesia dengan memaksimalkan penggunaan teknologi informatika.
Kemudian poin terakhir, kelima, yang menjadi perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, yakni: masyarakat diminta untuk tidak merayakan peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia dengan kegiatan yang mengumpulkan massa seperti kegiatan hiburan, lomba-lomba (panjat pinang dll), dan acara masak-masak serta makan bersama.
Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin, Machli Riyadi, berpesan agar seluruh masyarakat bersama pemerintah melakukan pengawasan terutama aparat kelurahan, agar surat imbauan ini dapat ditaati dengan baik.
“Karena melihat perkembangan Covid-19 di Banjarmasin ini belum ada tanda-tanda menurun secara signifikan, sehingga apabila kegiatan 17 Agustus-an itu dilaksanakan sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, memungkinkan terjadinya penularan,” katanya.[]
Reporter: Nailu Alhusna
Editor: Almin Hatta
