TAMIYANGLAYANG – Dampak pandemi Covid-19 benar-benar menghantam dunia usaha. Untuk itu, Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Dinas Koperasi dan UKM) Barito Timur (Bartim) menggelar pelatihan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).
Pelatihan ini diikuti sebanyak 62 pelaku usaha UMKM, terdiri dari perwakilan 10 kecamatan, meliputi sejumlah desa yang tersebar di Bartim. Pelaksanaannya terbagi menjadi dua tahaf. Tahap pertama dilaksanakan di Mantawara, dan tahap selanjutnya akan diadakan di Hotel Indra Jaya, Tamiyang Layang.
Pelatihan tahap pertama, Jum’at (14/8/2020), digelar di Gedung Pertemuan Umum Mantawara, Tamiyang Layang, dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bartim Habib Said Abdul Saleh.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Habib Said Abdul Saleh antara lain menyatakan, meminta kepada para pendamping pelatihan tersebut, agar betul-betul mendampingi para peserta pelatihan dengan sungguh-sungguh. “Saya minta kepada tenaga pendamping agar dapat melaksanakan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.
Sedangkan kepada semua peserta pelatihan, Wakil Bupati mengharapkan agar sungguh-sungguh mengikuti apa yang dipaparkan, dan aktif bertanya tentang hal-hal yang belum difahami. “Sehingga pelatihan ini betul-betul memberi manfaat. Sehingga para pesertanya nantinya dapat mengelola dan membangun usaha sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bartim, Ina Karuniani Gandrung SSos MM, mengharapkan program pelatihan bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini ke depannya tetap berjalan berkelanjutan.
Ina Karuniani mengakui, program dan kegiatan ini adalah yang pertama kalinya dilaksanakan atas nama Pemkab Bartim melalui Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bartim. Ia menyampaikan terima kasih karena memperoleh kepercayaan dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurut Ina, pihaknya melaksanakan kegiatan ini secara mandiri, dengan pendanaan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) nonfisik dari Kementerian Dinas Koperasi dan UKM Republik Indonesia di Bartim, Tahun Anggaran 2020.
“Semoga bantuan dari dari Kementerian Pusat tetap berlanjut, sehingga UMKM dan Koperasi yang ada di Bartim bisa berkembang, dan produknya pun juga bisa meluas ke daerah lainnya,” katanya.
Sedangkan pada tahun-tahun sebelumnya, papar Ina, pelatihan seperti ini dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalteng. Sedangkan pihak Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bartim hanya sebatas memfasilitasi, dengan menyampaikan data-data calon peserta yang akan diikutsertakan pada pelatihan.
Untuk pelatihan kali ini, Ina menyatakan telah selaras dengan salah satu program di Kementerian Koperasi dan UKM RI dan Dinas Koperasi UMKM Provinsi Kalteng yang telah direncanakan, dikomunikasikan, juga berkaitan dengan tata cara sisdur, juknis, dan lain-lain, sebagaimana pelaksanaannya di dalam pandemi Covid-19 ini.
“Program dan kegiatan ini pun telah tertuang dalam rencana kerja Satuan Organisasi Perangkat Daerah Dinas Koperasi UKM dan Perindustrian Bartim. Yakni program peningkatan daya saing Sumber Daya Manusia Koperasi dan UKM,” katanya.
Mengenai pelatihan-pelatihan yang akan dilaksanakan, lanjut Ina, materinya akan berkaitan dengan peningkatan kapasitas SDM koperasi dan UMKM, dan disampaikan oleh narasumber yang sesuai dengan bidang dan keahliannya masing-masing.[]
Editor: Almin Hatta
