Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Di ujung masa jabatannya sebagai Walikota Banjarmasin Periode 2015-2020, H Ibnu Sina justru diberi amanah menjadi Ketua Umum Federasi Karateka Tradisional Indonesia (FKTI) Korda Kalsel.
Pengukuhan Ibnu Sina sebagai Ketua Umum FKTI Korda Kalsel ini dilakukan di Aula Kayuh Baimbai Balaikota Banjarmasin, Sabtu (5/9/20). Kepercayaan ini diberikan, karena kontribusinya selama ini terhadap pembinaan olahraga cabang karate cukup besar.
“Saya turut mengapresiasi Pak Ibnu Sina, karena dukungan beliau yang besar terhadap pembinaan olahraga karate,” kata Ketua Umum Pusat FKTI Prof Zudan Arif Fakrullah, usai pengukuhan tersebut.
“Tidak salah kita memilih Ibnu sebagai ketua, karena kita yakin FKTI Korda Kalsel di bawah komando Ibnu akan terus menorehkan prestasi dan melahirkan kembali bibit-bibit unggul atlet karate berprestasi seperti Fauzan (juara dunia Karate Tradisonal 2017) dan Mushafa ( juara dunia Karate Tradisional 2013),” tambahnya.
Selain mengukuhkan Ibnu Sina sebagai Ketua Umum FKTI Korda Kalsel, dalam kesempatan tersebut FKTI Pusat menganugerahkan sabuk hitam kehormatan DAN IV kepada Totok Agus Daryanto (Kadisdik Kota Banjarmasin) dan Taufik Rifani (Kadispora Kota Banjarmasin).
Ibnu Sina sendiri menyatakan siap memimpin FKTI Kalsel. Menurutnya, ini merupakan amanah besar. Sebab, selama ini Kalsel terus menorehkan prestasi di cabang karate tradisonal tersebut.
“Kalsel merupakan salah satu daerah penyumbang atlet berkelas internasional pada cabang olahraga karate tradisonal ini. Hal itu tentu harus dijaga dan dikembangkan dengan baik, melalui program pembinaan yang berkesinambungan. Termasuk pembinaan terhadap bibit-bibit muda karate di bawah naungan FKTI Kalsel,” katanya.[]
