Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Pelaksanaan seleksi Pendidikan Regional (Dikreg) Polri di Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel), secara resmi telah dimulai.
Pelaksanaan pendidikan yang meliputi Sespimti Polri Dikreg Ke-30 PPSA XXII dan PPRA LXII Lemhanas RI, serta PKN Tingkat I LAN RI TA.2021, diawali dengan kegiatan pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas, yang dilaksanakan di Rupatama Polda Kalsel, Selasa (8/9/2020), pukul 10.00 Wita.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH, dan dihadiri oleh Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Mohamad Agung Budijono SIK MSi, Irwasda Polda Kalsel Kombes Pol Drs Djoko Poerbohadijojo MSi, serta para Pejabat Utama Polda Kalsel.
Pada pengambilan sumpah dan pengucapan pakta integritas tersebut, baik Panitia, Pengawas maupun peserta, berkomitmen untuk tidak terlibat korupsi, kolusi, dan nepotisme, dalam setiap tahapan seleksi nantinya.
“Saya tegaskan bahwa pengambilan sumpah dan penandatanganan pakta integritas ini merupakan langkah penegasan sebuah komitmen, khususnya kepada Panitia dan para Peserta seleksi, untuk melaksanakan dan mengikuti proses seleksi dengan jujur sesuai dengan peraturan,” ucap Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH.
Kapolda Irjen Pol Dr Nico Afint menuturkan, penandatanganan pakta integritas dan pengambilan sumpah merupakan salah satu perwujudan dari prinsip BETAH (bersih, transparan, akuntabel, dan humanis) dalam setiap proses seleksi yang dilaksanakan oleh Polri, baik dalam pendidikan pembentukan maupun pendidikan pengembangan Polri.
Demi menjaga transparansi dan keobyektifan dalam tahapan seleksi, Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK mengimbau kepada para Pejabat Utama yang mengikuti seleksi agar tidak dilibatkan dalam kepanitiaan seleksi. Sebagaimana contohnya Ketua-Ketua Tim Seleksi, akan diisi oleh personel berpangkat Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) yang tidak mengikuti seleksi, dan para Kabag di lingkungan Biro SDM Polda Kalsel.
Berdasarkan data dari Biro SDM Polda Kalsel, pada tahun ini ada 18 orang Pejabat Utama yang akan mengikuti seleksi. Diantaranya 15 orang ikut seleksi Sespimti, 1 (satu) seleksi Lemhanas, dan 2 (dua) orang lainnya mengikuti seleksi PKN tingkat I.
“Kepada Panitia dan Pengawas, agar bekerja secara maksimal dalam melakukan pengawasan. Serta tidak ragu-ragu untuk melaporkan segala bentuk kecurangan yang ditemui dalam setiap tahapan seleksi. Sementara bagi peserta seleksi, diimbau untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan penuh semangat. Tunjukkan kualitas terbaik, sehingga nantinya dapat lulus terpilih sesuai apa yang dicita-citakan,” pesan Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Nico Afinta SIK SH MH.[]
