Jaga Kondisi, Allstar Kalsel Tambah Porsi LatihanJaga Kondisi, Allstar Kalsel Tambah Porsi Latihan

Jaga Kondisi, Allstar Kalsel Tambah Porsi Latihan

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Di masa pandemi Covid-19 ini, Tim Allstar Kalsel bukannya mengendurkan latihan, tapi jusru porsi latihannya semakin bertambah dalam setiap minggunya.

“Jaga kondisi,” tegas Kapten Tim All Star Kalsel, Riduan Sirait.

Riduan menjelaskan, jika sebelumnya Tim Allstar Kalsel latihan satu kali dalam sepekan, maka sejak beberapa hari terakhir ini latihan terus ditingkatkan, porsinya semakin ditambah.

“Dulu kami latihan Kamis sore di lapangan Green Yakin, kini Senin pagi jam 9 juga latihan di lapangan Upik Mini Soccer,” kata mantan pemain belakang Barito Putera ini.

Pria yang saat jadi pemain Barito Putra dulu mendapat julukan Ulin ini menambahkan, jadwal latihan dan porsi latihan para pemain pun semakin ditambah.

“Kalau Senin pagi jadwalnya latihan fisik, bisa berupa lari keliling lapangan selama 1 jam, kemudian dilanjutkan dengan latihan teknik,” kata Ulin didampingi salah satu pemain, Yuyu Rahmad Mulyana.

Dengan porsi latihan yang ditambah, maka diharapkan semakin meningkatkan fisik dan teknik para pemain All Star yang rata-rata sudah berusia di atas 45 tahun.

Walau belum ada agenda kejuaraan ke depan, papar Riduan, hal ini dirasa perlu dilakukan. Sebab, setiap beberapa kali ikut kejuaraan, fisik pemain sedikit kedodoran.

Tidak hanya itu, Tim Allstar juga ingin menjaga rekor belum terkalahkan, baik dalam uji coba, maupun laga pertandingan di arena sepakbola.

Selain latihan sepakbola, tim kumpulan pemain dari berbagai daerah ini juga aktif menggelar latihan futsal. “Kalau latihan sepakbola bisa di lapangan Green Yakin, tapi kita juga latihan futsal di GOR Hasanuddin HM,” kata Ulin.

 

Keperkasaan Tim Allstar tidak lepas dari kehadiran beberapa mantan pemain Barito Putera seperti Riduan Sirait, Ilham Romadhona, dan Sugeng Budiarto, eks Peseban Mulyani, serta eks PKT Bontang, Mansyur.

“Kami juga memiliki beberapa pemain Persija, tapi bukan Jakarta, melainkan Persatuan Sepakbola Jelapat, dan Persiba alias Persatuan Sepakbola Basirih,” ujar dia.

Sukses meraih gelar juara di berbagai event, baik nasional maupun local, tim sepak AllStar Kalsel kebanjiran untuk melakukan uji coba.

“Dalam beberapa hari terakhir banyak tawaran uji coba untuk bertanding, karena kami baru saja memenangi gelar beberapa waktu lalu,” kata Yuyu.

Yuyu menambahkan, agar tidak tidak tumpang tindih dalam laga ujicoba, tim yang dihuni mantan pemain pemain sepakbola Banua ini mencoba bersikap sebagai tim profesional.

“Jika dulu kalau ingin uji coba, kedua tim harus berbagi biaya untuk bayar lapangan. Kini kami memasang syarat, sebagai tim tamu hanya menyiapkan pemain tanpa harus membayar,” ujar Yuyu tertawa.[]