Editor: Almin Hatta
BANJARMASIN – Mengambil objek sungai sebagai view wisatanya, Restoran Terapung (Resto Apung) yang baru saja diresmikan Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina beberapa waktu lalu, nampaknya harus berbenah lagi.
Berdasarkan keterangan Ketua Pengelola Resto Apung, Herianto, masih banyak yang harus dievaluasi terkait pembukaan resto pertama di atas Sungai Martapura di kawasan Jl RE Martadinata, depan Balaikota Banjarmasin ini.
Herianto menyebut soal menu makanan sebagai salah satu contonya. Menurutnya, sampai sejauh ini pihaknya masih mencari-cari masakan apa yang dikira sesuai disajikan untuk pengunjung.
“Untuk sementara kita lihat selera masyarakat terlebih dahulu. Tapi untuk menu yang ada sekarang masih kita sajikan secara umum, ada masakan khas Banjar dan juga masakan lainnya,” ungkapnya.
Mengenai konsep menu, papar Herianto, Resto Apung ini sebelumnya berkeinginan untuk mengangkat kuliner khas Banjar. Untuk itu ada beberapa sajian, meskipun belum banyak menawarkan masakan khas daerah ini.
Menjadi salah satu ikon wisata di Banjarmasin, Resto Apung harus mempelajari pasar selama satu bulan ke depan, dengan harapan nantinya pengunjung tak kecewa datang atau mampir di resto yang menjadi kado Harjad Kota Banjarmasin Ke-494 tersebut.
“Kita lihat sebulan ke depan, apa yang diinginkan pasar terhadap konsep resto ini. Rencananya, kalau memang banyak peminat maka jam buka akan kita tambah,” ujarnya.
Untuk sementara, Resto Apung buka dari pukul 10.30 hingga 16.00 wita. Namun setelah sebulan Resto Apung berjalan, rencaanya akan dibuka hingga malam hari.[]
