Setiap Guru Menginginkan Anak Didiknya CerdasSetiap Guru Menginginkan Anak Didiknya Cerdas

Setiap Guru Menginginkan Anak Didiknya Cerdas

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Semenjak masa pandemi Covid-19 ini, sangatlah penting seorang guru memikirkan muridnya dalam hal memberikan meteri pelajaran lewat daring, sebagaimana umumnya dilakukan pihak sekolah pada saat ini. 

Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi guru. Yakni, bagaimana caranya agar seluruh siswanya benar-benar bisa menerima dan menyerap ilmu atau meteri pelajaran yang pelaksanaannya lewat daring tersebut.

“Sebagaimana yang dilakukan satuan pendidikan SDN 4 Tamiang Layang, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur. Kami di sini membuat jadwal mengajar seorang guru memberikan meteri pelajaran melalui daring kepada siswa atau anak didiknya, dengan sistem yang teratur dan terperinci,” kata Kristina Paende SPd MM selaku Kepala Sekolah SDN 4 Tamiang Layang, Kamis (22 Oktober 2020).

Kristina menjelaskan, pihaknya terlebih dulu membuat  kesepakatan pernyataan antara guru dengan orangtua siswa dari kelas 1 hingga kelas 6.

Dalam pernyataannya, papar Kristina, ada orangtua siswa yang minta anaknya belajar lewat daring. Yakni sebanyak 165 siswa. Ada pula orangtua siswa yang minta belajarnya lewat luring, yakni sebanyak 36 siswa.

Kristina mengungkapkan, guru-guru SDN 4 setiap hari hadir di ruang kelas, kecuali hari libur. Sebelum memulai pelajaran, tiap guru dari kelas 1 hingga kelas 6 mengabsen seluruh siswa lewat daring. Saat itu, seluruh siswa memakai pakaian seragam sekolah, meski tidak sedang berada di sekolah alias hadir secara daring. 

“Jadi, ya seperti belajar tetap muka, walaupun jarak jauh antara siswa dan guru,” ujar Kristina.

Menurut Kristina, setiap hari guru-guru SDN 4 Tamiang Layang membuat video pelajaran sesuai meterinya. Kemudian video ditayangkan, sembari dijelaskan oleh guru yang bersangkutan dari kelas, yang diterima oleh setiap murid secara daring.

“Seluruh siswa tiap hari mendapatkan penjelasan tentang materi pelajaran oleh guru yang dijadwalkan mengajar. Jadi bukan hanya mendapat tugas saja dari guru masing-masing,” tegasnya.

Kristina mengakui, soal belajar secara daring ini memang menjadi problem. Yakni, adanya masalah tugas materi pelajaran yang diberikan guru sekolah kepada siswa, tanpa memberikan penjelasan. 

“Tapi, kami di SDN 4 Tamiyang Layang ini berusaha agar anak-anak didik benar-benar menjadi pandai dan cerdas, berahlak mulia, paham dan mengerti setiap menerima materi pelajaran dari guru kelas. Intinya kan itu. Yakni seorang guru pasti menginginkan setiap muridnya pintar dan cerdas,” tuntasnya.[]