Danrem Antasari: Literasi Persatuan Kunci Keselamatan BangsaDanrem Antasari: Literasi Persatuan Kunci Keselamatan Bangsa

Danrem Antasari: Literasi Persatuan Kunci Keselamatan Bangsa

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Komandan Korem 101/Antasari, Brigjen TNI Firmansyah menegaskan, literasi persatuan merupakan kunci keselamatan bangsa.

Pernyataan ini disampaikan Brigjen TNI Firmansyah pada acara ‘Coffee Morning’ bersama awak media Kalsel di Hotel Rodita, Jalan Pangeran Antasari, Banjarmasin, Selasa (27/10/2020).

Pada kesempatan tersebut, Brigjen TNI Firmansyah bicara panjang lebar tentang peranan pemuda dalam literasi persatuan.

“Literasi persatuan sebagai kunci keselamatan bangsa menjadi poin penting, disamping semangat pantang menyerah para pemuda, sikap rela berkorbannya untuk satu kesatuan bangsa,” ujarnya.

Tanpa literasi persatuan, lanjut Brigjen TNI Firmansyah, tidak mungkin kita bisa berjuang bersama-sama. Tidak mungkin kita bisa bangkit bersama-sama, karena modal yang paling utama adalah literasi persatuan.

Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Firmansyah juga menjelaskan soal penanganan pandemi Covid-19 ini, dalam kaitan dengan tingkat literasi masyarakat. 

“Masyarakat yang berliterasi cenderung lebih siap menghadapi dampak buruk dari pandemi Covid-19 ini,” tegasnya.

Brigjen TNI Firmansyah mengungkapkan, saat ini Provinsi Kalsel termasuk 3 daerah secara nasional dengan tingkat persentasi kesembuhan Covid-19 yang mencapai 90%. 

Jika dilihat dari tingkat potensi penularan virus Covid-19, lanjutnya, Kalsel juga mengalami trend positif. Disebutkan, saat ini Kalsel berada di urutan ke-10, dari sebelumnya pada urutan 4 Nasional.

“Fakta ini mengindikasikan bahwa masyarakat kita sudah patuh dan taat protokol kesehatan, termasuk kuat menjaga kekebalan tubuh,” ucapnya.

Meski demikian, Danrem 101/Antasari ini mengingatkan, sekarang kita akan memasuki libur panjang bersama dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Yakni terhitung mulai Rabu 28 Oktober s/d 1 November 2020. Hal ini memungkinkan terjadinya penularan Covid-19. 

Menurut Danrem, silakan masyarakat berlibur. Namun tetap menaati protokol kesehatan. Sebab, bagaimanapun juga wabah virus ini bisa diatasi dengan peran serta masyarakat. Disamping itu, perlunya sinergitas yang baik dari semua pihak.

“Mari kita jaga bersama-sama. Jangan sampai momentum libur ini memunculkan klaster baru. Kepedulian dan kepekaan terhadap diri sendiri, keluarga, dan lingkungan, menjadi hal yang tak kalah pentingnya dalam memutus matarantai penyebaran Covid-19 ini. Mari kita bersama-sama bahu-membahu memerangi virus ini. Agar Kalsel kembali hijau dan aktivitas sosial kembali berjalan normal,” ujarnya.

Brigjen TNI Firmansyah mewanti-wanti, jangan sampai setelah liburan muncul klaster-klaster baru, yakni klaster wisata. 

“Karenanya, sekali lagi, saya minta patuhi protokol kesehatan. Ini yang menjadi perhatian bersama pemerintah, swasta, dan masyarakat. Terlebih Kalsel sekarang sudah di zona orange. Karenanya ini harus ditingkatkan menjadi hijau,” tegasnya. 

Kepada para pengelola tempat wisata, khususnya di Kalsel, Danrem Antasari ini mengingatkan untuk benar-benar menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. 

“Ingatkan selalu pengunjung menggunakan masker, dan menjaga jarak. Jangan lupa menyediakan fasilitas cuci tangan,” tegasnya. 

Disebutkannya, dalam waktu dekat ini Plt Gubernur Kalsel, Kapolda, dan Danrem 101/Antasari akan melaksanakan peninjauan dengan cara langsung turun ke bawah, untuk meninjau pelaksanaan protokol kesehatan di wilayah banua enam.[]