Pemko Bagikan Alat Cuci Tangan KreatifPemko Bagikan Alat Cuci Tangan Kreatif

Pemko Bagikan Alat Cuci Tangan Kreatif

Diposting pada

Editor: Almin Hatta

BANJARMASIN – Meskipun seluruh wilayah Kota Banjarmasin kini telah memasuki zona hijau, namun penerapan aturan protokol kesehatan tetap terus dilaksanakan.

Bahkan, untuk lebih memberikan semangat kepada masyarakat agar selalu melaksanakan aturan protokol kesehatan sesuai Perwali Nomor 68 Tahun 2020, Pemko Banjarmasin melalui Dinas Perindustrian dan Perdangangan Kota Banjarmasin membagikan alat cuci tangan hasil kreatif.

Alat cuci tangan berjumlah 20 unit yang  salah satunya diletakan di Balaikota Banjarmasin itu, dalam penggunaannya dibuat tidak langsung menyentuh kran untuk mengalirkan airnya. Tetapi mereka hanya tinggal menginjakan kaki di pedal yang tersedia di bawahnya, kemudian air pun langsung keluar dari pipa kran.

Penyerahan peralatan cuci tangan modifikasi kreatif ini dilakukan langsung oleh Plt Walikota Banjarmasin H Hermansyah, di Lobby Balaikota Banjarmasin, Selasa (27/10).

Menurut Plt Kabid Diperindag Kota Banjarmasin, Lukman Fadlun melalui Kabid UMKM Disperindag Kota Banjarmasin, Saiful, alat cuci tangan yang dibagikan dalam kegiatan tersebut berjumlah 20 unit.

Selain diletakan di Balaikota, terangnya, peralatan tersebut juga diletakan di beberapa sekolah yang ada di kota ini. “Jumlah peralatan yang dibagikan sekitar 20 unit. Salah satunya kami letakan di Balaikota,” katanya.

Mudah-mudahan, harapnya, dengan adanya bantuan peralatan ini, masyarakat khususnya para siswa sekolah bisa lebih mematuhi protokol kesehatan, sehingga penyebaran virus Covid-19 dapat dihindarkan.

Penyerahan alat cuci tangan kreatif untuk pencegahan penyebaran Covid-19 ini, sesuai dengan arahan Plt Walikota Banjarmasin H Hermasnyah, saat kegiatan Sosialisasi Perwali Nomor 68 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian corona virus disease 2019, di Aula Kayuh Baimbai.

Saat itu, H Hermansyah ingin dalam kegiatan sosialisasi tersebut dapat melahirkan ide-ide kreatif yang bisa memberikan semangat kepada warga untuk melaksanakan protokol kesehatan.

“Mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini, nantinya melahirkan ide-ide kreatif yang bisa menjadikan masyarakat kita selalu mematuhi protokol kesehatan,” harapnya saat itu.(dokpim-bjm)