BARABAI – Salah satu teladan dari Rasulullah Muhammad SAW yang mesti diikuti oleh segenap umat beliau adalah selalu menghargai orang lain, selalu menjaga perasaan orang lain.
Demikian disampaikan KH Abdul Salam ketika menguraikan seputar sejarah baginda junjungan umat, Nabi Besar Muhammad SAW dalam peringatan Maulid di Desa Tabudarat, Kecamatan Labuan Amas Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Minggu (01/11/2020) kemarin.
“Salah satu keutamaan Rasulullah Muhammad SAW adalah kemampuan beliau menyandang permasalahan yang berkaitan dengan orang lain,” katanya.
KH Abdul Salam bercerita, suatu hari, ketika Rasulullah SAW sedang bersama para sahabatnya, datang seorang Badui memberikan buah anggur kepada beliau.
Di hadapan para sahabat dan orang dari Suku Badawi itu, Rasulullah SAW memakan buah anggur tersebut satu per satu sambil tersenyum, sehingga terlihat nikmat. Sampai buah anggur itu habis. Lalu orang Badui itu pulang dengan menampakkan kegembiraan. Setelah itu Rasulullah SAW mengatakan kepada para sahabatnya bahwa anggur pemberian orang Badui tadi sebenarnya tidak manis melainkan asam.
“Tapi karena Baginda Nabi Muhammad SAW ingin menjaga perasaan orang lain, yakni menghargai pemberian orang, maka rasa asamnya buah anggur itu beliau ganti dengan senyuman di depan pemberinya,” ujar KH Abdul Salam.
Karena itu, lanjut ulama kharismatik ini, cerita dalam salah satu sejarah perjalanan Nabi Muhammad SAW ini hendaklah menjadi contoh dan teladan yang mesti kita laksanakan sebagai umat beliau. “Sebagai bukti cinta kita kepada Baginda Junjungan kita semua selaku umat beliau,” katanya.
KH Abdul Salah dalam kesempatan tersebut mengingatkan agar kita semua selalu menjaga akhlak anak-anak kita. “Jangan sampai anak-anak kita makan sesuatu yang haram, misalnya minuman yang memabukkan, ganja, narkoba, sabu-sabu, dan hal lainnya,” tegas KH Abdul Salam.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sendiri dilaksanakan oleh Kelompok Handil Maulid Berjanji Desa Tabudarat.
“Dengan adanya peringatan Maulid ini diharapkan dapat meningkatkan ukhuwah Islam yang Amanah, kecintaan kepada Rasulullah SAW, dan menambah ketaatan kita semua kepada Allah SWT,” kata H Saubari selaku Ketua Panitia Pelaksana.
H Saubari menyatakan, acara ini dapat terlaksana dengan dukungan masyarakat Desa Tabudarat. “Karena itu patut kita sampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak atas bantuan tenaga, pikiran, dana, dan hal lainnya. Semoga semua itu menjadi catatan amal kebaikan di sisi Allah SWT, aamiin…,” ucap H Saubari.[]
