Usaha Ayam Petelur Harus Dilakuan dengan SeriusUsaha Ayam Petelur Harus Dilakuan dengan Serius

Usaha Ayam Petelur Harus Dilakuan dengan Serius

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Kabupaten Barito Timur (Bartim) terus mendorong pemerintahan desa meningkatkan perekonomiannya, melalui Program Perekonomian Kerakyatan.

Sesuai dengan program dari Pemerintah Kabupaten Bartim itulah, Pemerintahan Desa Manggantis, Kecamatan Dusun Timur, kini memulai usaha ternak ayam petelur. 

Kepala Desa Menggantis, Tajeri, membeberkan, pihak memulai usaha ternak ayam petelur ini dengan 100 ekor bibit ayam petelur. 

“Bibit ayam petelur sebanya 100 ekor tersebut bersama kandang kawat betrainya sudah tiba pada hari Selasa (17/11/2020) lalu dari Banjarmasin (Kalimantan Selatan),” katanya.

Berdasarkan keterangan pihak penjual, papar Tajeri,  ayam-ayam tersebut sudah bisa menghasilkan telur sekitar dua pekan ke depan.

“Mudah-mudahan seperti itulah berkembangan usaha ayam petelur yang baru kita mulai ini. Sebab, bibit ayam tersebut tidak bisa dikembalikan, kalau pun misalnya nanti tidak langsung bertelur sesuai waktu yang diperkirakan,” ujarnya.  

Meski demikian, Tajeri dan aparat Pemerintahan Desa Manggantis sudah mempersiapkan semuanya. Pihaknya sudah mengikutkan 10 orang perangkat desa dalam pelatihan usaha ternak ayam petelur ini. 

“Selain itu, nanti ada juga sewaktu-waktu akan datang  menteri hewan untuk mengontrol perkembangan ayam ternak kita ini,” ucapnya.
Tajeri mengakui, program ayam petelur Desa Manggantis ini baru merupakan percobaan sebagai percontohan. Karena itulah, pihaknya belum berani mendatangkan bibit dalam jumlah banyak.

“Kita lihat dulu perkembangkannya. Kalau prosfeknya memang menggembirakan, tentu kita akan anggarkan dana untuk menambah bibit ayamnya. Kita lihat hingga awal 2021 nanti,” katanya.
Tajeri sendiri mengaku optimitis usaha ini bisa berhasil. Sebab, sebelum memulai usaha ini mereka sudah terlebih dulu mendapat bimbingan dari Dinas Peternakan Bartim.

“Kita pun selalu berhubungan dengan Dinas Peternakan, kontrol pakan, vitamin dan hal lainnya, dengan tujuan  usaha  ternak ayam petelur ini bisa menghasilkan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala DPMD Bartim Ir Barnusa menyampaikan arahan kepada perangkat Desa Manggantis yang melaksanakan program ayam petelur tersebut.

“Utamanya dilihat, diperhatikan perkembangan bibit ternak ayam tersebut saat berada di kandang. Lakukan tatacara pemeliharaan yang paling baik, misalnya dalam hal pakannya, vaksinnya, kebersihan tempatnya, dan tatacara penyuntikannya, agar ayam tersebut tetap sehat,” katanya. 

“Kalau diusahakan dengan serius, lakukan  pemeliharaan dengan benar, tentu membuahkan hasil,” tegasnya.

Menurut Barnusa, sekarang ini Bupati Bartim Ampera AY Mebas sangat serius mengenai ekonomi kerakyatan, sebagaimana diutarakannya dalam rakor di PKK Tingkat Kabupaten dan Kecamatan yang diadakan secara daring lewat zoom meting, beberapa waktu lalu.

“Intinya, Pak Bupati minta kita semua harus bisa mendeprak kebiasaan-kebiasaan lama secara cerdas, dengan melakukan adaptasi kebiasaan baru. Sehingga kita semua bisa bangkit di tengah hantaman pandemi Covid-19 ini,” tegasnya.[]