Editor : Almin Hatta
MARABAHAN – Warga yang tinggal di sejumlah komplek perumahan di kawasan Jalan Semangat Dalam, Handil Bakti, Kecamatan Alalak, Kabupaten Barito Kuala (Batola), yang terdampak banjir, kini berharap adanya bantuan dari pihak berkompeten maupun pihak yang peduli. Bantuan diharapkan dalam bentuk sembako dan angkutan untuk mengungsi.
Pasalnya, sudah tiga hari terakhir kedalaman air di kawasan Jalan Semangat Dalam tersebut terus mengalami peningkatan, hingga merendam puluhan rumah warga. Khususnya pemukiman yang berada di bantaran sungai.
Imam, warga Komplek Antasari, Handil Bakti, menuturkan, warga kini mulai kesulitan mendapatkan sembako karena toko-toko banyak yang tutup.
Kendati terdapat pasar di depan Jalan Semangat Dalam, namun karena terendam air pasang setinggi lutut orang dewasa, pasar pun tutup. Hanya sebagian yang masih buka, karena kedalaman air masih diatasi.
Jalan Semangat Dalam sepanjang sekitar 6 km tersebut sejauh ini sudah tenggelam oleh air pasang, maupun curah hujan yang tinggi, hingga lutut orang dewasa.
Hal itu berdampak pada banyaknya kawasan perumahan di Semangat Dalam yang terendam air. “Dalam dua hari ini, air semakin tinggi, kemarin masih di bawah lutut, sekarang sudah melebihi lutut orang dewasa. Bahkan bisa dilalui jukung (perahu kecil),” ujarnya.
Namun, yang menjadi keluhan warga Desa Semangat Karya ini adalah, sulitnya mendapat sembako karena jalan sudah sulit dilalui angkutan. Bahkan minimnya angkutan di kawasan ini, warga lebih memilih bertahan di rumah, sembari berharap air segera surut.
Hanya saja, masih tingginya curah hujan, serta pasangnya air alur yang masuk ke sungai, membuat warga lebih memilih untuk mencari sembako, karena dikhawatirkan kondisi itu akan bertahan lama.
“Kalau bisa ada bantuan masuk ke sini, karena warga kesulitan untuk mencarinya. Kalau mengunakan motor di yakini akan mogok di tengah jalan karena terendam. Tapi untuk angkutan seperti mobil pickup masih bisa melaluinya,” ujarnya.[]
