Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina dan H Hermansyah yang akan mengakhiri masa jabatan pada Februari ini, berpamitan dengan jajaran Direksi PDAM Bandarmasih.
Ucapan pamitan ini disampaikan Ibnu dalam acara Syukuran HUT PDAM Bandarmasih Ke-48 di Aula PDAM Bandarmasih, Kota Banjarmasin, Senin (15/02).
Sebelum berpamitan dengan seluruh jajaran Direksi PDAM Bandarmasih, Ibnu Sina yang didampingi Hermansah sempat memberikan tantangan atau menaruh harapan kepada PDAM Bandarmasih.
Memasuki usia ke-48, PDAM Bandarmasih diharapkan oleh pemimpin di Kota Seribu Sungai untuk dapat memberikan pelayanan terbaiknya kepada seluruh warga Kota Banjarmasin.
Menurut Ibnu Sina, menjelang setengah abad berdirinya PDAM Bandarmasih, tema yang seharusnya diaplikasikan ke masyarakat bukan hanya siap melayani, tetapi sudah seharusnya melayani dengan sepenuh hati untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya.
Maka dari itu, dalam waktu kurang lebih dua tahun ini, jajaran direksi diharapkan dapat membawa PDAM Bandarmasih menjadi PDAM terbaik di Kalimantan Selatan bahkan di Pulau Kalimantan.
“Jadi masih ada dua tahun, saya berikan tantangan sekali lagi kepada pian semua untuk menjadikan PDAM Bandarmasih ini menjadi PDAM terbaik di Kalimantan Selatan, bahkan menjadi referensi rujukan regional. Paling tidak di Pulau Kalimantan. Sebab, PDAM Bandarmasih ini adalah PDAM tertua di Pulau Kalimantan,” harap Ibnu Sina dalam sambutan dalam acara Syukuran HUT PDAM Bandarmasih tersebut.
Kemudian, melihat masih banyaknya komplain dari pelanggan, terutama untuk masalah kesulitan air bagi warga Kota Banjarmasin bagian barat, pemimpin Bumi Kayuh Baimbai itu juga berharap kepada para jajaran PDAM Bandarmasih agar dapat memperbaiki kinerja dengan melakukan peremajaan pipa-pipa induk.
“Karena saya dengan mata telinga sendiri melihat produksi kita sekualitas air minum, tapi masalahnya adalah pipa distribusi yang sampai ke pelanggan itu masih banyak complain, baik kuantitas maupun kualitasnya,” katanya.
Terakhir, ke depannya PDAM Bandarmasih diharapkan dapat mengambil lompatan-lompatan besar dengan melakukan perbaikan-perbaikan yang bersifat luar biasa, untuk menjadikan salah satu perusahaan daerah tersebut menjadi lebih baik.
Dalam kegiatan syukuran tersebut juga dirangkai dengan penyerahan bantuan dari PDAM Bandarmasih untuk Gerakan Nasional Orang Tua Asuh (GNOTA) berupa uang tunai sebesar Rp50 juta, dan untuk Aisyiah Daerah Kota Banjarmasin sebesar Rp10 juta.
Selain itu, juga ada penyerahan hadiah undian kepada pelanggan yang selalu membayar tagihan tepat waktu. Juga ada penghargaan kepada pegawai PDAM Bandarmasih yang sudah bekerja lebih dari 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun.[]
