Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Karena jumlah pesertanya tak cukup, maka Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (Popwil) Kalimantan Selatan (Kalsel) urung dilaksanakan tahun ini.
Sebenarnya, Kalsel selaku tuan rumah sudah menyatakan siap sejak tahun 2020 lalu. Namun keterbatasan peserta hingga tak memenuhi kuota, memaksa pelaksanaan Popwil di Kalsel harus dibatalkan.
Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kalsel, M Fitri Hernadi, menjelaskan, Popwil sudah diputuskan tak dilaksanakan. Sebab, yang siap anggaran hanya Jateng dan Kalteng. Sehingga, apabila dilaksanakan di Kalsel tak mencukupi untuk berkompetisi, kalalu jumlah kontingen cuma 3 daerah/provinsi.
Sejak tahun kemarin, ungkap M fitri, sudah 3 kali terjadi pergantian tuan rumah dikarenakan ketidaktersediaan anggaran ini. “Pertama Bali, pindah ke Kalteng, lalu Kaltara, dan terakhir Kalsel menyatakan siap. Tetapi ternyata dari 8 provinsi anggota Popwil Regional III, hanya 3 provinsi yang menyediakan anggaran, lalu diputuskan ditiadakan,” ujarnya.
Kuota Popwil 2019/2020 mengacu pada hasil Popwil 2018. Untuk itu, jika peserta kurang dari 5 atau empat wilayah, maka ditiadakan.
Adapun alasan peserta lain intinya anggaran, karena sebagian anggaran di daerah kebanyakan dialihkan untuk penanggulangan pandemi Covid-19, termasuk Kalsel.
Namun, sebelumnya Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, tetap memastikan Kalsel sanggup menjadi tuan rumah Popwil.[]
