Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Dua tahun lalu, tepatnya tanggal 27 Desember 2018 , Ahmad Baihaqi resmi membentuk komunitas anak muda yang bernama We Inspire.
We insipire sendiri, bertujuan menjadi ladang inspirasi kegiatan bermanfaat, yang belum pernah ada sebelumnya di Banjarmasin.
“Awal mula dibentuk, ada beberapa tujuan utama. Seperti membuat kegiatan-kegiatan trend setter untuk kalangan pemuda, atau istilahnya menjadi inspirasi kegiatan bermanfaat yang belum ada di Banjarmasin. Sehingga bisa menginspirasi komunitas lain melakukan atau membuat kegiatan yang bermanfaat,” tutur Ahmad Baihaqi selaku founder We Inspire Banjarmasin.
Tidak hanya itu, Baihaqi juga menjelaskan tujuan We Inspire dibentuk merupakan salah satu wadah untuk mempersiapkan pemimpin yang berkarakter.
“Tujuan yang kedua, menciptakan kader-kader berkarakter yang siap memimpin, inovatif, serta siap menjadi pembicara-pembicara hebat nantinya. Bisa dibilang siap menjadi inspirator untuk pemuda lainnya,” ujarnya.
Selain itu, anggota We Inspire sendiri berasal dari organisasi kepemudaan yang ada di Banjarmasin.
“Untuk keanggotaan sendiri kita ini kebanyakan dari beberapa alumni organisasi kepemudaan yang ada di Banjarmasin seperti Forum Anak, Forum Osis, Green Generation, Ikatan Pemuda Muhammadiah, dan sebagainya. Karena mereka sudah purna tugas dan masih ingin berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, akhirnya kita bentuk sama-sama komunitas ini,” tuturnya.
Beberapa kegiatan rutin yang digelar We Inspire antara lain ‘Lapak Mengaji’, ‘Diskusi Inspirasi’, dan ‘Peduli Lingkungan’.
Sedangkan untuk kegiatan non rutin, ada pelatihan public speaking, dan leadership and character building.
Mengenai target, Baihaqi menuturkan, khususnya Lapak Mengaji, bisa untuk semua pihak dan terbuka untuk umum.
“Kalau Lapak Mengaji itu targetnya untuk umum seperti orangtua, anak-anak jalanan, atau anak-anak yang main-main di sekitar Taman Kamboja. Kalau
Diskusi Inspirasi, untuk pemuda saja supaya melatih mereka berbicara di depan umum. Kegiatan yang lain sisanya, kebanyakan fokus ke pemuda,” tandas Baihaqi.[]
