Pengrajin Seni Ukiran dan Pandai Besi Perlu ModalPengrajin Seni Ukiran dan Pandai Besi Perlu Modal

Pengrajin Seni Ukiran dan Pandai Besi Perlu Modal

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Pemerintahan Desa Haringen, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), mengembangkan kerajinan seni ukir kayu dan besi yang merupakan karya khas asli warga setempat.

Menurut Kepala Desa Haringen, Yasen, dengan keahlian tersebut warga Desa Haringen dapat membuat bermacam bentuk variasi dari bahan kayu dan besi.

“Warga Desa Haringen sangat ahli membuat mandau, pisau, golok, dan sejumlah alat kebutuhan rumah tangga  lainnya, baik dari besi maupun dari bahan kayu,” katanya, Selasa (2/3/2021).

Salah seorang perajin itu bernama Avilni atau biasa dipanggil Mama Puri, yang memulai usaha kerajinan ukiran besi dan kayu ini sejak tahun 2001.

Avilni mengaku lebih banyak membuat kerajinan sesuai dengan pesanan. Bahkan ukiran yang dibuat sesuai gambar yang diberikan oleh orang yang memesan.

“Terkadang satu atau dua hari baru selesai, sesuai ukiran yang dipesan. Lamanya selesai pengukiran tergantung kerumitan bentuk gambar yang diberikan pemesan,” ujarnya.

Avilni juga sering mendapat pesanan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bartim. “Bisanya pesanan untuk  keperluan cendera mata. Selain itu, kerajinan kita ini juga pernah dikunjungi warga asing,” ucapnya.

Sebenarnya, papar Avilni, ada cukup banyak pesananan dari luar Kabupaten Bartim. “Tapi kita hanya bisa menerima seadanya, sesuai kemampuan saya dan modal yang ada. Jadi, kalau bisa, tolonglah pemerintah membantu kita dalam masalah modal ini,” katanya.

Terkait dengan kerajinan ini, Kepala desa Haringen, Yasen, mengharapkan jalan masuk ke Mabidik (tempat Avilni membuat kerajinan) bisa diaspal, sehingga bila musim hujan tidak licin dan becek.

“Tiap tahun, ketika dilakukan musyawarah desa, kita usulkan ke pemerintah daerah untuk perbaikan jalan arah masuk Mabidik RT 3, Desa Haringen, tapi belum juga dikabulkan. Padahal Pak Bupati kalau lagi bersepeda santai juga melewati jalan masuk Mabidik ini,” ujarnya.[]