Polres Bersama TNI Terapkan PPKM di Perbatasan HSUPolres Bersama TNI Terapkan PPKM di Perbatasan HSU

Polres Bersama TNI Terapkan PPKM di Perbatasan HSU

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

AMUNTAI – Polres Hulu Sungai Utara (HSU) bersama jajaran dan anggota TNI Kodim 1001/Amuntai, menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan  Masyarakat (PPKM) di kawasan perbatasan kabupaten tersebut.

Kasat Binmas Polres HSU bersama jajaran, didukung anggota TNI Kodim 1001/Amuntai, Selasa (23/3/2021) kemarin menggelar kegiatan untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan orang banyak di wilayah perbatasan, tepatnya di pintu gerbang masuk Kabupaten HSU dari wilayah Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST).

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres HSU dan jajarannya bersama anggota TNI melakukan pemberhantian dan pemeriksaan kepada pengendara dan penumpang kendaraan roda dua dan roda empat yang hendak masuk wilayah Kabupaten HSU.

“Kegiatan ini kami laksanakan sesuai perintah Kapolres AKBP Afri Darmawan SIK MH kepada setiap anggota yang ditugaskan di perbatasan antara Kabupaten HSU dan HST,” kata Kasat Binmas Polres HSU, AKP M Hartoyo SM.

Menurut AKP M Hartoyo SM, tindakan ini dimaksudkan untuk mencegah masyarakat dari kawasan HST atau dari  luar Kabupaten HSU untuk datang ke acara haulan di HSU.

“Untuk orang yang datang untuk ikut haulan, terpaksa kita cegah, dan kita minta balik arah. Kita tentunya minta pengertian masyarakat. Semua ini terpaksa kita lakukan demi untuk menghindari terjadinya kepadatan dan kerumunan. Juga untuk mengurai kemacetan arus lalulitas,” ujarnya. 

Hartoyo menjelaskan, haulan yang akan digelar di Amuntai itu tidak ada izinya. Jadi masyarakat yang datang diminta untuk balik arah. Sedangkan untuk warga yang datang dengan  tujuan lain, atau kembali ke rumahnya, atau mengunjungi keluarganya, maka dipersilahkan saja memasuki wilayah HSU.

“Saat ini pandemi Covid-19 yang positif naik terus dari Februari sampai Maret, bahkan lebih 100%. Sesuai perintah pimpinan, sepanjang situasi Covid belum selesai, maka untuk kegiatan-kegiatan atau haulan yang bisa terjadi perkumpulan orang banyak, bahkan bisa terjadi ribuan orang yang datang, harus dicegah. Sebab, sulit untuk menjaga jarak, sehingga sangat berpotensi terjadi klaster baru penularan Covid-19,” ucapnya.[]