Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pj Gubernur Kalsel, Dr Safrizal ZA, membuka resmi Musyawarah Daerah XI Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalsel, di Hotel Gsign, Banjarmasin, Jum’at malam (9/4).
Dalam sambutannya, Safrizal antara lain menyatakan, ulama memiliki peran penting dalam membantu pemerintah membina dan mempersatukan umat.
“Fungsi MUI, disamping memberikan fatwa, petunjuk dan arahan, juga terus membina umat sekaligus membantu dalam menyelesaikan perselisihan,”ujarnya.
Rangkaian kegiatan pembukaan Musda XI MUI Kalsel ini dihadiri Wakil Ketua Umum MUI Pusat, KH Dr Marsudi Syuhud dan Ketua MUI Provinsi Kalsel KH Husin Naparin dan jajaran.
Selain itu, hadir juga Kapolda Kalsel Irjen Pol Rikwanto, Kakanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi, serta sejumlah perwakilan Forkopimda Kalsel.
Menurut Safrizal, selama pandemi Covid-19 ini MUI Kalsel juga turut membantu Pemprov Kalsel dalam memberikan edukasi penanganan Covid-19 kepada masyarakat.
“Kami juga meminta MUI agar ikut membantu pemerintah mensosialisasikan penegakan Protokol Kesehatan, agar kita semua terhindar dari paparan Covid-19,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua MUI Pusat, KH Dr Marsudi Syuhud, dalam sambutannya antara lain mengatakan, pengurus MUI harus bisa menjaga tiga warisan penting. Yakni warisan agama, serta warisan untuk negara dan bangsa.
“Sebagaimana pidato saya, menjaga warisan keagamaan, negara, dan bangsa. Tiga warisan ini adalah perintah dari Allah, bahwa kita harus menjaga sebaik-baiknya,” tegasnya.[]
