Distangkep Bartim Kawal Program Ekonomi KerakyatanDistangkep Bartim Kawal Program Ekonomi Kerakyatan

Distangkep Bartim Kawal Program Ekonomi Kerakyatan

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Distankep) Kabupaten Barito Timur (Bartim) Kalimantan Tengah, terus mengawal Program Ekonomi Kerakyatan, dengan mendampingi dan mengevaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2021.

“Kami berupaya mengawal program yang direalisasikan, agar tidak berbenturan antara program desa dengan program milik Pemkab Bartim, khususnya pada Distankep,” kata Kepala Distankep Bartim, Trikorianto, di Tamiang Layang, Selasa (27/4/2021) lalu.

Trikorianto menjelaskan, fokus program ekonomi kerakyatan pada Distangkep tidak hanya sebatas pemberdayaan dan memberi bantuan saja. Tetapi juga dalam bentuk kegiatan pembangunan fisik.

“Program ekonomi kerakyatan merupakan implementasi dari misi Pemkab Bartim 2018-2023. Yakni meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, koperasi, UMKM, dan perluasan lapangan kerja,” ujarnya. 

Trikorianto menjabarkan, program ekonomi kerakyatan telah disusun secara matang dengan mempertimbangkan hasil yang ingin dicapai secara jelas. Serta bermanfaat bagi masyarakat, dan berdampak positif dalam mensejahterakan masyarakat ke depannya.

Kolaborasi program ekonomi kerakyatan dicontohkan pada Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima, dimana   Distankep Bartim menopang program utama pertaniannya. Sedangkan Pemerintah Desa Bagok mengakomodasi dalam APBDes pembangunan penunjang pertanian, seperti jalan usaha tani.

“Sebelum direalisasikan, terlebih dulu dilakukan evaluasi. Sehingga realisasinya cukup dilakukan desa, dan hal itu lebih memudahkan pertanggungjawabannya,” tuturnya.

Trikorianto menyebutkan, sudah ada puluhan desa di tiga kecamatan yang telah selesai dilakukan evaluasi APBDes tahun anggaran 2021. Puluhan desa tersebut berada di Kecamatan Raren Batuah, Karusen Janang, dan Benua Lima.

Pendampingan evaluasi APBDes 2021 tersebut juga turut dihadiri Sekda Bartim Panahaan Moetar, dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (DPMDS), dan Camat beserta perangkat desa.[]