Isu Banjir Kalsel Masih Perlu DiprioritaskanIsu Banjir Kalsel Masih Perlu Diprioritaskan

Isu Banjir Kalsel Masih Perlu Diprioritaskan

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

BANJARMASIN – Banjir yang terjadi Februari 2021 lalu, rupanya masih membekas bagi warga Kalimantan Selatan (Kalsel), khususnya Banjarmasin. Banjir dinilai masih menjadi isu untuk dicegah kembali terjadi.

Menurut Sekretaris Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Aliansyah, banjir awal tahun 2021 itu harus menjadi prioritas untuk ditanggulangi, sehingga tak terjadi lagi.

“Setidaknya perencaan pencegahan banjir harus sudah mulai dilakukan sejak dini, seperti normalisasi sungai, pembuatan selokan atau sodetan baru, sampai reklamasi hutan,” katanya.

Aliansyah mengingatkan, banjir tak hanya diakibatkan satu masalah. Karenanya, pemerintah daerah diharap mampu bersama-sama mengatasi atau mencari solusi pencegahan sejak dini.

“Di antara tiga, reklamasi hutan, normalisasi sungai, dan pembangunan selokan atau sodetan, itu bagus semua. Tapi, melihat situasi sekarang, maka paling tidak normalisasi sungai-sungai kecil dan membuat sodetan baru yang bisa dikerjakan,” ujarnya.

Itu kalau hanya di Banjarmasin. Padahal, masalah banjir juga dimungkinkan oleh banyaknya kawasan hutan di Kalsel yang hilang, sehingga resapan air berkurang.

“Itu pasti, karena banyak hutan kita yang sudah habis akibat tambang yang tidak melakukan penanaman kembali. Padahal dana reklamasi hutan sudah ada,” ucapnya.

Untuk sementara ini, lanjut Aliansyah, langkah yang bisa diambil adalah membuat sodetan baru. “Harus juga sungai-sungai kecil dihidupkan kembali, termasuk drainase-draenase yang baru,” katanya.[]