Enam Pasien Terkonfirmasi Covid-19 SembuhEnam Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Sembuh

Enam Pasien Terkonfirmasi Covid-19 Sembuh

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Update data Covid-19 di Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (13/6/2021), ada penambahan positif 6 orang, dan 6 orang pasien dinyatakan sembuh.

Menurut Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Bartim, Drs Dwi Aryanto,  penambahan kasus positif berasal dari Kecamatan Dusun Timur 5 orang, dan Kecamatan Paku 1 orang.

“Sedangkan untuk pasien sembuh 4 orang berasal dari Kecamatan Dusun Timur, dan 2 orang dari Kecamatan Benua Lima,” katanya.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Bartim tersebut menjelaskan, secara akumulatif kasus Covid-19 di Bartim tercatat sebanyak 1.103 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.071 orang sudah sembuh, 13 orang masih dalam perawatan, dan 19 orang dinyatakan meninggal dunia.

“Adapun 13 pasien yang masih dalam penanganan tersebar di enam kecamatan, dengan rincian dari Kecamatan Karusen Janang 4 orang, Paju Epat 1 orang, Dusun Timur 5 orang, Dusun Tengah 1 orang, Paku 1 orang, dan dari Kecamatan Patangkep Tutui 1 orang,” ujarnya.

Dwi Aryanto tak lupa menyampaikan kabar gembira. Empat kecamatan, yakni Kecamatan Pematang Karau, Raren Batuah, Awang, dan Kecamatan Benua Lima, menjadi zona hijau karena tidak ada lagi pasien yang dirawat.

Dwi mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga terhindar dari penularan Covid-19.

“Bersama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama-sama untuk lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam mencegah dan memutus matarantai Covid-9 dari wilayah kita dengan selalu mematuhi protokol pencegahannya,” ajaknya.

Dukungan dan komitmen seluruh elemen masyarakat, lanjut Dwi, sangat diharapkan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Barito Timur. Yakni dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, menerapkan disiplin 5M. Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.[]