Editor : Almin Hatta
BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin berupaya lebih mendisiplinkan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam bertugas, dengan memaksimalkan daftar kehadiran melalui system absensi finger print.
Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina memaparkan, tidak perlu khawatir untuk mengisi kehadiran lewat sidik jari tersebut. Sebab, sebelumnya ASN sudah terlebih dahulu diwajibkan mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer, sebelum melakukan finger print.
Menurut Ibnyu Sina, absensi dengan menggunakan sidik jari ini berkaitan dengan kedisiplinan ASN selama jam kerja. Sebab, proses absensi finger print lebih akurat.
“ASN belakangan ini mulai ada datang terlambat, dan pulang lebih dulu, dan ini tentu melanggar disiplin,” ujarnya, Senin (5/7/2021).
Sebelumnya, Ibnu Sina telah terlebih dahulu melakukan konsultasi ke Dinas Kesehatan terkait hal itu. Sehingga diberlakukanlah sistem sidik jari tersebut terhadap seluruh ASN mulai 1 Juli 2021 kemarin.
Ibnu juga memerintahkan Diskominfotik untuk membuat aplikasi pengisian daftar hadir secara online.
“Sembari kita menunggu aplikasi itu jadi, absensi sidik jari tetap berjalan,” ucapnya.[]
