Bartim Tambah 9 Positif Covid, 5 Orang Sembuh

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Update pekembangan kasus Covid-19 di wilayah Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), per Senin (12/7/2021), tercatat penambahan 9 kasus baru dan 5 pasien dinyatakan sembuh.

“Jadi, warga diminta tetap waspada dan terus menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes),” kata Drs Dwi Aryanto, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Bartim.

Dwi Aryanto menjelaskan, penambahan 9 kasus baru berasal dari enam kecamatan. Yakni, dari Kecamatan Pematang Karau 1 orang, Karusen Janang 1 orang, Paju Epat 1 orang, Dusun Timur 3 orang, Awang 2 orang, dan Kecamatan Patangkep Tutui 1 orang.

“Adapun 5 pasien yang sembuh berasal dari kecamatan Dusun Timur 4 orang, dan dari Kecamatan Dusun Tengah 1 orang,” ujarnya.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik Bartim tersebut memaparkan, secara akumulatif  kasus Covid-19 di Bartim 1.134 kasus. Rinciannya; sebanyak 1.102 orang pasien sudah sembuh, 11 orang masih dalam perawatan, dan 21 orang dinyatakan meninggal dunia.

Adapun 11 pasien yang masih dalam penanganan tersebar di tujuh kecamatan, dengan  rincian dari Kecamatan Pematang Karau 1 orang, Karusen Janang 1 orang, Paju Epat 1 orang, Dusun Timur 3 orang, Raren Batuah 1 orang, Awang 2 orang, dan dari Kecamatan Patangkep Tutui 2 orang. 

“Sedangkan tiga kecamatan yang sudah tidak ada lagi pasien Covid-19 yang dirawat atau menjadi zona hijau, yakni kecamatan Dusun Tengah, Paku, dan Kecamatan Benua Lima,” tuturnya. 

Dwi mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan, sehingga terhindar dari penularan Covid-19.

“Bersama pemerintah dan seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama-sama untuk lebih mendisiplinkan diri dan keluarga dalam mencegah dan memutus matarantai Covid-19 dari wilayah kita dengan selalu mematuhi protokol pencegahannya,” ucap Dwi. 

Dukungan dan komitmen seluruh elemen masyarakat  sangat diharapkan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Barito Timur, dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.[]