Kelurahan Taniran Ujicoba Tanam Jagung Pakan TernakKelurahan Taniran Ujicoba Tanam Jagung Pakan Ternak

Kelurahan Taniran Ujicoba Tanam Jagung Pakan Ternak

Diposting pada

Editor : Almin Hatta

TAMIYANGLAYANG – Forkopimcam Kecamatan Banua Lima, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), meninjau lokasi lahan penanaman Jagung Pakan Ternak di Kelurahan Taniran, Sabtu (24/7/2021).

Plt Camat Banua Lima, Simon Stevins Octavianus S STP, didampingi Lurah Taniran, Riantho, Koordinator PPL Dinas Pertanian Ketahanan Pangan Kabupaten Bartim, PPL UPTD BPP Banua Lima, dan pihak lainnya, pada peninjauan tersebut menyerahkan bibit jagung pakan ternak untuk kelompok tani.  

“Luas lahan jagung milik Kelompok Tani di Jalan Padat Karya Km 35 ini sangat berpotensi menghasilkan jagung pakan,” kata Simon Stevins.

Menurut Simon, tanaman jagung kelompok tani ini  bahkan bisa menghasilkan produksi pakan ternak untuk memenuhi kebutuhan seluruh ternak milik warga Kelurahan Taniran. 

“Kita yakin potensi ini, dan tentunya bukan hayalan belaka. Pasalnya, banyak faktor pendukung yang cukup banyak tersedia di Kelurahan Taniran,” tuturnya.

Lurah Taniran, Riantho, pun sependapat. “Ya, kita harus mewujudkan angan-angan tersebut menjadi kenyataan. Salah satu pendukungnya adalah tersedianya lahan yang cukup luas, dan adanya kelompok tani yang andal,” ujarnya.

Menurut Riantho, saat ini Kelurahan Taniran memiliki kelompok tani penanam jagung pakan ternak, dengan luas lahan yang ada sekitar 8 hektare, yang berlokasi di Jalan Padat Karya Km 35.

“Barusan saya bersama Pak Camat dan Forkopincam meninjau langsung lokasi lahan penanaman jagung pakan tersebut. Kedatangan rombongan tersebut juga memberikan bantuan bibit jagung dari Dinas Pertanian, yang dilanjutkan dengan penanaman jagung,” ucapnya.

Riantho menyebutkan, penanaman jagung pakan ternak di wilayah Taniran ini merupakan uji coba penanaman jagung di lahan berpasir, dengan menggunakan pupuk kandang. 

“Sebagian tanaman jagung ini ada yang sudah berumur  90-100 hari, jadi tinggal menunggu hasilnya,” ujarnya.

Riantho berharap kepada kelompok tani, agar jagung yang sudah tumbuh dan yang baru ditanam benar-benar diperhatikan.

“Kita juga tentunya berharap pembinaan dari PPL setempat. Kita berharap kepada PPL agar rajin menemui kelompok tani di lokasi kebun tersebut, untuk memberikan bimbingan,” katanya.[]