Editor : Almin Hatta
BANJARBARU – Sebanyak 100 prajurit TNI-AD mengikuti latihan bersama Garuda Airborne di Fort Bragg, North Carolina, Amerika Serikat.
Keberangkatan para perwira yang mengikuti Latma Garuda Airborne ini secara resmi dilepas oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa. Mereka akan berlatih bersama prajurit dari 82nd Airborne Division, US Army.
Dari sekian banyak Perwira yang mengikuti Latihan Bersama Garuda Airborne ini, ada 1 perwira yang menjadi perwakilan dari Yonif 623/BWU. Yaitu Kapten Inf Hengky Saputra SST Han SIP, yang menjabat Pasi Intel Yonif 623/BWU. Tentunya dengan adanya perwakilan membuat bangga segenap personel Satuan Yonif 623/BWU Korem 101/Antasari.
Di tempat yang berbeda, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, latihan Bersama Garuda Airborne ini dilaksanakan mulai 16 Juli hingga 6 Agustus 2021. Kasad menekankan kepada prajurit TNI AD yang akan mengikuti Garuda Airborne, agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.
“Dengan rasa bangga, kami melepas rekan-rekan semua, jaga kehormatan dan kepercayaan ini,” tegas Kasad dalam keterangannya, Kamis (15/7/2021) pekan lalu.
Garuda Airborne antara TNI AD dengan US Army diikuti 100 personel dari seluruh personil yang sebagian besar dari Kostrad, akan tetapi ada perwakilan dari masing-masing Kodam 1 orang yang terpilih sudah memiliki kualifikasi para dasar. Mereka berlatih bersama Prajurit dari 82nd Airborne Division, US Army.
Untuk saat ini 100 personel ini sudah mendapatkan Kualifikasi Airborne dari Pimpinan US ARMY dengan diberikannya tanda Wing Airborne, setelah mereka melaksanakan latihan selama 3 minggu di Fort Bragg, North Carolina, Amerika.
Latihan Bersama Garuda Airborne yang baru pertama kalinya dilaksanakan ini bertujuan menyiapkan Prajurit TNI AD dan Prajurit Divisi 82 Airborne US Army melakukan penerjunan pada 4 Agustus 2021 di Baturaja, Sumatera Selatan. Aksi itu sebagai bagian dari Latihan Bersama Garuda Shield 2021.[]
