Editor : Almin Hatta
TAMIYANGLAYANG – Proyek Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) Pemerintah Desa Didi, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), hingga saat ini belum sepenuhnya tuntas.
Memang, tong penampungan air sudah ada, pipa penyaluran air juga sudah ada. Begitu pula pompa dan perlengkapan lainnya. Namun, airnya belum bisa mengalir ke rumah warga.
“Untuk Pamsimas Desa Didi, hingga saat ini airnya belum bisa dinikmati warga, karena masih terkendala perbaikan KWH listrik yang rusak,” kata Yunggusman, Kepala Desa Didi, saat ditemui di ruang kerjanya pada Jum’at (1/10/2021) kemarin.
Yunggusman menegaskan, sebenarnya Proyek Pamsimas Desa Disi sudah selesai, sudah siap dioperasinalkan. Namun itu tadi, ada kerusakan Kwh Listrik, yang hingga sekarang masih dalam perbaikan.
“Karena untuk penyedotan airnya harus menggunakan pompa berkapasitas besar, yang juga menggunakan arus listrik cukup besar,” ujarnya.
Menurut Yunggusman, Pamsimas yang ada di Desa Didi ini mampu mengalirkan air ke seluruh rumah warga di RT 01 yang berjumlah sekitar 50 KK.
“Kalau perbaikan Kwh listrik selesai, maka berjalanlah penyaluran air dari Pamsimas ini ke rumah warga. Untuk tahap ujicoba kita alirkan ke sekitar 20 Kepala Keluarga (KK) yang sudah terdaftar pada Sabungan Rumah (SR), terus selanjutnya untuk SR KK lainnya,” ucapnya.
Yunggusman memastikan, pihaknya sudah menyiapkan petugas yang mengelola Pamsimas ini dengan sebaik-baiknya.
“Kalau sudah berjalan sesuai yang diharapkan, maka Pamsimas ini nantinya kira masukkan ke BUMDes, agar ada penghasilan desa. BUMDes Desa Didi sendiri sudah terbentuk bahkan sudah mulai jalan,” tuturnya.
Yunggusman mengungkapkan, untuk tahun depan pihaknya akan mengembangkan lagi Pamsimas ini untuk melayani wilayah RT 2 Desa Didi, dan seterusnya sampai kebutuhan air seluruh warga Desa Didi terpenuhi semuanya.
“Sebab, Program Pamsimas ini memang untuk melayani warga yang tinggal di desa,” tegasnya.[]
