TAMIYANGLAYANG – Pengurus Perwosi, KORMI, dan Dinas Budaya Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Barito Timur (Bartim), bekerjasama menggelar Senam Igal Nansarunai.
Kegiatan yang digelar pada Jum’at (3/12/2021) pagi, di halaman Kantor Bupati Bartim, Tamiyang Layang, ini sekaligus memperkenalkan (launching) Senam Igal Nansarunai.
Ketua Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Bartim, Ny Munita Mustika Dewi Ampera AY Mebas, dalam sambutannya menyampaikan, visi Perwosi adalah membentuk Wanita Indonesia yang sehat dan bugar.
“Sehingga tercipta keluarga sejahtera yang cinta olahraga,” ujarnya.
Munita menjelaskan, untuk memeriahkan Perayaan Hari Ibu, KB, KES-PKK, dan HUT DWP Tahun 2021, Perwosi Bartim bekerjasama dengan Disbudparpora dan KORMI melaksanakan senam bersama.
“Sekaligus launcing Senam Igal Nansarunai yang merupakan buah karya dari Putera-Puteri terbaik Kabupaten Barito Timur,” katanya.
Munita yang juga anggota DPRD Bartim ini minta Dispbudparpora mensosialisasikan dan memperkenalkan Senam Igal Nansarunai.
“Agar senam yang digali dari kearifan lokal Barito Timur ini semakin dikenal oleh seluruh masyarakat Barito Timur, dari Kecamatan, kelurahan, bahkan sampai ke desa,” harapnya.
Mengakhiri sambutannya, Munita menyampaikan terima kasih kepada Disbudparpora, Pengurus Perwosi, KORMI, Panitia Pelaksana, dan seluruh peserta senam yang sudah berpartisipasi. Sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar.
Munita mengutip sebuah ungkapan dalam bahasa latin berbunyi “Mensana in corporesano”, yang berarti dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat.
“Oleh sebab itu, mari kita terus berolahraga,” ujarnya mengakhir sambutan.
Sedangkan Kepala Disbudparpora Bartim, Forty Rickyannou ST MT dalam sambutanya menjelaskan, dinas yang dipimpinnya terus berupaya menggali potensi kearifan lokal warisan leluhur, untuk dikembangkan dan dilestarikan.
Menurut Forty, Senam Igal Nansarunai yang dilaunching hari ini, baik gerak maupun musik yang digunakan, merupakan perpaduan dari berbagai tarian daerah dan musik tradisional yang ada di Kabupaten Bartim.
Forty merencanakan, ke depan akan melakukan sosialisasi Senam Igal Nansarunai ini kepada semua OPD, Kecamatan, desa, dan sekolah. Supaya dikenal dan menjadi kebanggaan bersama.
“Jika senam ini sudah dikenal oleh masyarakat, akan ditindaklanjuti dengan melaksanakan Lomba Senam Igal Nansarunai. Baik tingkat kecamatan maupun kabupaten,” katanya.
Forty menyatakan, pihaknya dalam waktu dekat akan mendaftarkan Senam Igal Nansarunai ke Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.
“Agar memperoleh Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) Bidang Budaya Tradisional,” ujarnya.[]
