Waspadai Varian Omnicorn, Ayo Vaksin!Waspadai Varian Omnicorn, Ayo Vaksin!
KabagOps AKP Sony FL Gaol menyampaikan pesan Kapolres Balangan AKB Zaenal Arifin dalam rakor Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Balangan, Senin (6/12).(FOTO/ROLY)

Waspadai Varian Omicorn, Ayo Vaksin!

Diposting pada

PARINGIN – Berkembangnya varian baru Covid-19 yang mulai menyebar dan menyerang di negara Afrika Selatan, dengan nama Omnicorn, membuat berbagai negara menjadi khawatir, terlebih negara yang masih rendah capaian vaksinasinya.

Hal ini juga harus diwaspadai oleh warga di Kabupaten Balangan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Demikian disampaikan Kapolres Balangan AKB Zaenal Arifin, melalui KabagOps AKP Sony FL Gaol. Disebutkan, varian baru ini mulanya terdeteksi dan menyerang warga di Afrika Selatan.

“Dari hasil penelitian para ahli, kebanyakan yang memenuhi Rumah Sakit adalah mereka yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19,” ujarnya, Rabu (8/12/2021).

AKP Sony FL Gaol mengakui, sejauh ini banyak beredar pendapat dan provokasi terkait vaksinasi ini, bahwa vaksin tak menjamin tidak terkena Covid-19.

“Memang vaksin itu tak menjamin kita tidak tertular Covid-19. Akan tetapi saat terkena Covid-19, tubuh yang  sudah divaksin memiliki kekebalan, sehingga tidak sampai menderita parah, dan tidak harus membutuhkan bantuan alat pernafasan,” jelasnya.

Karena itu, AKP Sony mengajak semua pihak untuk bersama-sama melindungi dan membentengi warga Balangan dengan mencapai vaksinasi maksimal, dengan target 70% di bulan Desember 2021 ini.

“Agar di saat terjadi gelombang ketiga penyebaran Covid-19, mayoritas warga Balangan sudah memiliki kekebalan tubuh,” tegasnya.

Dengan maraknya berbagai issue yang menyatakan bahwa Virus Corona adalah hoax dan hanya akal-akalan, AKP Sony menegaskan kembali bahwa tidak ada pemerintahan yang membodohi rakyatnya dengan issue Covid-19 ini.

“Covid-19 ini permasalahan global atau mendunia, bukan hanya terjadi di Indonesia atau hanya di Kabupaten Balangan semata,” tandasnya.[]

Editor : Almin Hatta