BATULICIN – Kegiatan rutin Lailatul Jum’at di Masjid Darul Azhar, Kecamatan Simpang Empat, Batulicin, tadi malam (Kamis malam 10/2/2022), ditandai dengan pembacaan manaqib Haul Ke-17 Syekh Muhammad Zaini Bin Abdul Ghani (Guru Sekumpul). Lantunan manaqib bergema di antara ratusan ASN dan Non-ASN yang hadir.
Manaqib ulama kharismatik asal Martapura ini dibawakan oleh Ketua MUI Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), KH Shohiful Amri.
Dalam kesempatan itu KH Shohiful Amri menjelaskan, pertama makna manaqib yang berkaitan dengan biografi seseorang yang dianggap baik. “Kemudian kita melakukan tawasul di dalamnya,” ujarnya.
Kedua, papar KH Shohiful Amri, tujuan dari pembacaan munaqib itu adalah melaksanakan nazar yang dihajatkan seseorang.
“Misalnya seseorang ada hajat, bila itu terkabul maka akan melakukan pembacaan manaqib, dan wajib hukumnya melaksanakan bila terkabul hajatnya,” ucapnya.
Ketiga, lanjut KH Shohiful Amri, untuk memperoleh barakat dari orang yang kita baca biografinya. Dan keempat, untuk menghormati dan memuliakan orang yang dicintai sebagai aulia Allah.
“Siapa yang memuliakan orang alim, maka sesungguhnya dia telah memuliakanku kata Rasulullah. Dan siapa yang memuliakan aku, kata Rasulullah, maka dia memuliakan Allah. Dan barang siapa memuliakan aulia Allah, berarti sama dengan memuliakan Rasulullah. Dan siapa yang memuliakan Allah pasti masuk syurga,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu pula, Bupati Tanbu, HM Zairullah Azhar, selaku Pembina Majelis Lailatul Jum’at Darul Azhar, mengucapkan rasa syukur yang tak terhingga, yang dalam keadaan sehat wal afiat bisa duduk dan saling bersilaturahmi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Tanbu.
“Melalui kegiatan ini, semoga kita diberi rahmat oleh Allah SWT, dan diampuni segala dosa-dosa kita, serta diberi keberkahan dalam menjalani hidup ini,” katanya.
Kegiatan manaqib ini dimulai dengan shalat magrib berjamaah, shalat hajat, pembacaan Maulid, shalat Isya berjamaah, ditutup dengan manaqib almarhum KH Zaini Abdul Ghoni.(Win)
Editor : Almin Hatta
