BATULICIN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Propinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan pembinaan wilayah kepada 12 Kabupaten/Kota, termasuk Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).
Kunjungan Dinkes Kalsel ke Tanbu pada Kamis (09/06/2022) kemarin tersebut dalam rangka mengevaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) di tiap Dinkes Kabupaten/Kota.
Kepala Dinkes Tanbu, H Setia Budi SKM MKes, menilai kunjungan Dinkes Kalsel itu sangat baik guna mengevaluasi kinerja Dinkes Tanbu.
Setelah evaluasi, papar Setia Budi, maka Dinkes Kalsel akan memberikan masukan tentang bagaimana pencapaian SPM di tahun 2022 ini.
“Kita berharap di tahun 2022 ini SPM kita akan lebih baik lagi, karena bersamaan dengan menurunnya angka Covid-19 di Kabupaten Tanbu dengan status Level 1,” ujarnya.
Sehubungan dengan hal tersebut, Setia Budi mengajak seluruh masyarakat Tanbu untuk bersama-sama mempertahankan status Level 1 tersebut.
“Misalnya mengenai penggunaan masker. Mengingat di dalam ruangan yang sifatnya mengundang kerumunan, maka wajib menggunakan masker. Namun saat di luar ruangan, maka dibolehkan lepas masker,” katanya.
Selain itu, Setia Budi menyatakan Dinkes Tanbu akan terus memberikan motivasi kepada masyarakat melalui petugas Puskesmas, agar tetap menjalankan protokol kesehatan.
“Intinya, supaya status Tanbu Level 1 saat ini tetap bisa dipertahankan,” ucapnya.
Setia Budi menjelaskan, sampai bulan Juni ini Tanbu masih dalam Level 1. Hal itu ditunjang pencapain vaksinasi 99,94%.
“Dengan pencapaian vaksinasi yang maksimal tersebut, maka kasus Covid menurun. Meski demikian, protokol kesehatan tetap kita laksanakan,” tuturnya.
Terkait vaksinasi khusus untuk anak sekolah, Setia Budi menyebutkan, kini sudah mulai digerakkan dalam program vaksinasi bersamaan dengan pelaksanaan Program Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN).(win)
Editor : Almin Hatta
