TAMIYANGLAYANG – Sebanyak 10 orang pelaku usaha UMKM di Kabupaten Barito Timur (Bartim) mendapatkan bantuan modal usaha masing-masing sebesar Rp5juta dari PT BUMA.
Sepuluh pelaku usaha UMKM yang mendapatkan bantuan ini merupakan hasil pelatihan Program Cemara yang dibina Pemkab Bartim.
“Program Cemara Kabupaten Bartim ini kami nilai telah berhasil melahirkan pelaku usaha UMKM. Karena itu kita merasa perlu memberikan bantuan modal,” kata SG Sinaga dari PT BUMA, Senin (4/7/2022).
Ketua Penggerak Program Cemara, Awi Hadi Widodo, membenarkan bahwa 10 wirausaha yang mendapatkan bantuan tersebut merupakan lulusan dari Program Cemara.
“Bermula dari hasil pendidikan di Cemara, mereka mulai menampilkan wirausahanya melalui Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Cemara Ampuh. Semua itu tentu tak lepas dari pembinaan yang menghasil anak muda di Bartim punya usaha,” ujarnya.
Menurut Awi Hadi Widodo, mereka ini merupakan lulusan yang naik kelas. Yakni dari pembinaan awal yang dilakukan secara gratis.
“Dari situ kita lakukan pemilahan, mana yang berorentasi kerja, mana yang berorentasi pada wirausaha,” ucapnya.
Bagi yang mengarah ke wirausaha, papar Awi Hadi, maka digabungkan ke dalam Program Cemara Ampuh, untuk selanjutkan dibina dalam membangun usaha kreatif UMKM.
“Untuk Program Cemara Ampuh Gelombang I hingga IV, kita sudah melahirkan 45 wirausaha baru di Kabupaten Bartim ini. Mereka semua kita bekali pengetahuan manajemen bisnis yang baik, serta marketing yang baik untuk memasarkan produknya. Juga mengenai inovasi usaha agar tidak monoton. Termasuk mengenai kemasan produk,” ucapnya.
Menurut Awi Hadi, dukungan dari pemerintah daerah dalam program ini sangat besar, termasuk support dari Dinas Perdagangan dan Koperasi dan UMKM, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Pendidikan, dan instansi terkait lainnya.
“Termasuk bantuan pihak perusahaan, seperti yang telah dilakukan oleh PT BUMA melalui Program CSR ini,” tutupnya.[]
Editor : Almin Hatta
