BATULICIN – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), melalui Dinas Kesehatan, menggelar pertemuan koordinasi dan sosialisasi dalam rangka peningkatan dukungan Mitra Penggerak Masyarakat dan Pelaksanaan Posyandu.
Acara berlangsung di Gedung Sekretariat TP PKK, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (8/9/2022).
Kegiatan terlaksana atas kerjasama Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes, Tim Posyandu Pokjanal Kabupaten, lintas sector, dan lintas program terkait.
Sementara itu Pejabat Penyuluh Kesehatan Masyarakat, Retno Tri Rahmawati, dalam paparannya menyebutkan, pertemuan ini merupakan upaya peningkatan pembinaan dan capaian posyandu aktif. Serta peningkatan strata membangun posyandu. Kegiatan dihadiri sekitar 50 peserta.
Retno Tri Rahmawati menjabarkan, penguatan posyandu dilakukan untuk menjalin jejaring kemitraan. Serta memantapkan koordinasi lintas program dan lintas sektor, dalam menyukseskan pelaksanakan posyandu terintegrasi.
“Hal ini sebagai upaya mengatasi permasalahan kesehatan yang ada di Kabupaten Tanah Bumbu, secara berjenjang dari tingkat kabupaten hingga ke tingkat desa,” ungkapnya.
Bupati Tanbu HM Zairullah Azhar, melalui Kepala Bidang Kesmas (Kesehatan Masyarakat) Dinkes, Zainal Husni, dalam sambutannya tertulisnya menilai kondisi Posyandu sudah cukup baik dalam perjalannya selama ini. Namun masih perlu peningkatan, sesuai tema penguatan lintas sektor dan lintas program posyandu (penguatan sistem posyandu) terintegrasi.
“Dalam memperoleh pelayanan kesehatan, terutama untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi, koordinasi dan sosialisasi ini penting dilakukan. Khususnya dalam pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia, agar dapat mengoptimalkan potensi tumbuh kembang anak dan mencegah terjadinya stunting,” katanya saat membuka acara.
Bupati Tanbu berpesan, agar peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh. Sehingga mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Bumi Bersujud.
“Ke depan nanti kita diharapkan lebih banyak berkontribusi, koordinasi, dan partisipasi, sehingga Posyandu menjadi kebutuhan kita semua,” ujar Zainal.
Narasumber kegiatan, Kasi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinkes Kalsel, Abdul Basith, memberi pemaparan tentang Posyandu sebagai wadah masyarakat, pentingnya penguatan posyandu, pemberdayaan dari masyarakat maupun pembinanannya, melalui kelompok kerja (pokjanal) dari provinsi hingga kecamatan.
“Kita menggerakkan masyarakat dalam posyandu, demi meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak,” pungkasnya.
Dewasa kini, pemerintah mewacakan kemajuan posyandu yang terintergrasi atau posyandu prima, yang merupakan siklus kehidupan satu wadah.
Kegiatan ini juga menghadirkan Ketua TP PKK, Tim Pokjanal Posyandu Kabupaten, Kementerian Agama, Pejabat Penyuluh dan Pengelola Program Posyandu, seluruh SKPD, Puskesmas Tanbu, serta unsur terkait lainnya.[]
Editor : Almin Hatta
