Pemerintah Desa Maragut Kembangkan Usaha Ternak Bebek Petelur

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Desa Maragut, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), kini sedang mengembangkan usaha ternak bebek petelur.

“Kini sudah ada 600 ekor bebek petelur yang sedang kita pelihara, atau sekitar 70% dari yang kita sepakati dalam Musrenbang beberapa waktu lalu,” kata Kepala Desa Maragut, Selamat, ketika ditemui Maknanews di ruang kerjanya, Selasa (12/9/2022) lalu.

Selamat menjelaskan, pada Musrenbang itu disepakati membeli bibit bebek yang sudah bertelur, dengan pertimbang tidak terlalu susah pemeliharaannya. Cukup menyediakan pakannya saja, dan sudah menghasilkan telur.

“Memang, harga bibitnya lebih mahal. Bebek yang sudah siap bertelur seharga Rp125 ribu per ekor. Sedangkan yang belum siap bertelur Rp95 ribu per ekor,” ujarnya. 

Meski demikian, papar Selamat, perhitungan biaya pakan untuk bibit yang sudah bertelur ini justru lebih murah.

“Untuk saat ini harga pakan cukup mahal. Tapi jika  ternak sudah langsung menghasilkan telur, maka hasil penjualan telurnya bisa untuk beli pakan,” ucapnya.

Selamat menyebutkan, untuk bebek sekitar 600 ekor maka dibutuhkan sekitar 1 karung pakan tiap hari, dengan harga Rp450 ribu.

“Tapi semua itu bisa kita tutupi dari hasil penjualan telurnya. Termasuk untuk upah orang yang memeliharanya. Harga jual eceran telur kita patok Rp2.500 per butir. Sedangkan harga partai, Rp2.275 per butir. Penjualan ini kita utamakan kepada masyarakat sekitar, baru kemudian kepada pedagang untuk dijual kembali,” tuturnya.[]

Editor : Almin Hatta