Dinkes Bartim Kempanyekan Penurunan AKI dan AKB

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Daerah Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), melalui Dinas Kesehatan (Dinkes), kini gencar mengkampanyekan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB).

Rabu 5 Oktober 2022 kemarin, kampanye AKI dan AKB kembali dilaksanakan di Aula Kantor Dinas Pendidikan Bartim. Dalam kesempatan tersebut, narasuber menerangkan indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) kepada sejumlah ibu yang menghadiri kegiatan tersebut.

Kepala Dinkes Bartim, dr Jimmy WS, melalui Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat  drh Vonny Ira Mayesti MKes, menyampaikan, tujuan kampanye ini agar ibu-ibu hamil dapat memahami indikator SPM.  

“Penyebab kematian bayi karena ada beberapa faktor yang melatarbelakanginya, dan yang paling dominan adalah bayi lahir dengan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR),” katanya.

Vonny Ira Mayesti menjelaskan, BBLR adalah bayi lahir dengan berat badan di bawah normal. Yakni di kisaran 2,5 kilogram. 

“Salah satu penyebab BBLR adalah ibu hamil kurang asupan gizi dan sebagainya. Sehingga tumbuh kembang janin dalam kandungan ibu tidak optimal,” ujarnya.

Semacam hal itulah, papar Vonny, yang terus mereka sosialisasikan kepada masyarakat, khususnya di Kabupaten Bartim.

“Agar ibu hamil selalu mengkedepankan asupan gizi selama mengandung, sehingga janin tumbuh kembang menjadi optimal dan kesehatan ibu hamil dapat terjaga dengan baik,” ucapnya.

“Berkaitan dengan AKI atau AKB, maka dalam kegiatan ini kita terapkan kepada ibu hamil melakukan gerakan masyarakat hidup sehat,” imbuhnya.[]

Editor : Almin Hatta