BANJARMASIN – Yayasan Sanggar Budaya Kalimantan Selatan kembali menggelar Festival Teater Modern Karya DMA H Adjim Arijadi, Selasa (20/12) di Balairung Sari Taman Budaya Kalimantan Selatan, Banjarmasin.
Ketua Yayasan Sanggar Budaya Kalimantan Selatan Hijromi Arijadi mengungkapkan jika kegiatan ini adalah bentuk upaya mereka agar hawa pertunjukkan teater di Kalimantan Selatan terus hangat.
Festival Teater Modern Naskah Karya DMA H Adjim Arijadi ini sebelumnya pernah digelar pada 2010 silam. Rencana agenda rutin ini baru bisa diselenggarakan sekarang, 12 tahun kemudian.
Meski begitu, Yayasan Sanggar Budaya Kalimantan Selatan bertekad kuat agar kelanjutan festival ini bergulir lancar. “Habis ini dua tahun sekali,” kata Romi.
Gelaran tersebut sudah dimulai pada Senin (19/12) kemarin. Dijadwalkan akan ada pertunjukkan sampai Rabu (21/12).
Selama tiga hari itu 14 kelompok teater membawakan naskah tulisan mendiang seniman yang menyandang gelar Datu Mangku Adat dari Kesultanan Banjar tersebut. Naskah-naskah tersebut di antaranya adalah Sampah Negeri, Bulan Emas di Jendela Kakek, Matahari Malam, Alam Rokh Kalimantan, dan Bumi Kereta.
14 kelompok teater yang mengikuti lomba ini, selain dari Banjarmasin, juga disemarakkan oleh kelompok dari berbagai penjuru Kalimantan Selatan; mulai dari Banjarbaru, hingga Tanah Laut dan Kotabaru.
Peserta dibagi menjadi dua kategori, kelompok mahasiswa atau umum dan kelompok pelajar.
Penampilan mereka mendapat penilaian dari lima orang juri untuk meraih tiga penyaji terbaik, aktor terbaik, aktris terbaik, pemeran pendukung terbaik, sutradara terbaik, penata setting terbaik, penata rias dan busana terbaik, penata cahaya terbaik, ilustrasi musik terbaik, hingga poster terbaik. Pengumumannya pada Kamis (22/12) malam.[]
