Pemerintah Desa Dorong Mediasi Masalah PT SLS dengan Warga

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Pemerintah Desa Dorong, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah ( Kalteng), menggelar pertemuan mediasi antara pihak PT Sentosa Laju Sejahtra (PT SLS) dengan warga setempat.

“Pertemuan itu dihadiri pihak Pemerintah Desa Dorong, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Dorong, pemerintah Desa Mangkarap beserta Ketua BPD Mangkarap, Bhabinkamtibmas, tokoh adat, masyarakat, dan pihak lain yang berkaitan dengan dampak kegiatan pertambangan kami terhadap lahan dan tanam tumbuh di atasnya,” kata Susiandi selaku Human Capital General Services (HCGS), di Aula Kantor Desa Dorong, Minggu (16/4/2023). 

Menurut Susiandi, dalam pertemuan itu diungkapkan oleh seorang warga bahwa sebanyak 10 pohon di lahan miliknya terdampak kegiatan pertambangan.

“Sebelumnya, kami sudah melakukan survei ke lokasi. Ternyata ditemukan ada 10 pohon milik  warga yang terdampak dari kegiatan tambang. Hal ini sudah pula dibicarakan oleh manejemen PT SLS untuk mendapatkan solusi terbaik nantinya,” tuturnya.

Sedangkan untuk 224 terkonfirmasi tanam tumbuh yang berada di IUP perusahaan, papar Susiandi, pihak perusahaan tidak bisa memberikan yang lebih. 

“Intinya, jangan sampai ada pihak yang keberatan. Jangan sampai pula ada pihak yang merasa dirugikan. Kami usahakan secepatnya selesai permasalahan ini,” ujarnya.

“Untuk nominal penggantian dampak tanam tubuh tersebut belum kami ketahui. Sehabis pertemuan ini segera diakukan diskusi bersama antara pemilik lahan dan perusahaan, ketentuan nominalnya berdasarkan ketentuan tabel dan dasar. Setiap tahun ada perubahan tabel harga satu pohon,” imbuhnya.[]

Editor : Almin Hatta