TAMIYANGLAYANG – Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ampari Bura, Kecamatan Patangkep Tutui, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), mengharapkan proyek pekerjaan lanjutan jalan Apar Batu – Ampari Bura bisa terealisasi dalam bulan ini.
Menurut Bantut selaku Ketua BPD Desa Ampari, harapan ini merupakan aspirasi masyarakat Desa Ampari.
“Proyek jalan penghubung antar desa dari Apar Batu ke desa Ampari Bura dan Dusun Ampari Bura Dalam yang sudah dianggarkan ini kami sarankan kalau bisa dilaksanakan pada musim kemarau ini. Jangan menunggu musim penghujan tiba,” ujarnya kepada wartawan, Jum’at (16/6/2023).
Bantut mengingatkan, jangan sampai kejadian yang dulu, dimana proyek jalan dilaksanakan pada musim penghujan, hasilnya kurang maksimal.
“Panjang jalan dari Desa Apar Batu sampai Desa Ampari Bura Dalam yang belum dikerjakan ini sekitar 0,5 Km. Kalau ke arah Ampari Bura atau Bahalang, kurang lebih 1,5 Km,” katanya.
Bantut berharap, semoga proyek lanjutan ini bisa dilaksanakan pada musim kemarau dan hasilnya akan maksimal.
Bantut menegaskan, warga Desa Ampari Bura siap membantu memperlancar proses pelaksanaan proyek ini. Misalnya membersihkan kiri kanan jalan untuk tebang matahari, agar cahaya matahari bisa masuk ke jalan.
“Kami siap membantu melakukan penebangannya. Bahkan sudah ada sebagian kami kerjakan secara swadaya, bergotong-royong di sepanjang jalan tersebut, agar mengerjaan proyek oleh kontraktor bisa baik dan tahan lama,” ucapnya.
Tokoh masyarakat Desa Ampari Bura, Kurniawan Lekim, menyampaikan harapan yang sama.
“Puji Tuhan, Alhamdulilah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bartim yang telah mengabulkan proyek lanjutan jalan penghubung dua kecamatan ini,” katanya.
Kurniawan mengungkapkan, pihaknya sebelumnya telah ikut membantu menyumbangkan material batu belah 4 rit dan sirtu 10 rit secara pribadi pada spot-spot jalan yang parah sepanjang setengah kilometer.
“Agar jalan penghubung antar desa tersebut bisa dilewati kendaraan roda dua dan roda empat sementara ini, sambil menunggu proyek jalan tersebut dilanjutkan kembali pada tahun 2023,” ungkap mantan Kepala Dusun periode 2010-2017 ini.[]
Gazali Rahman 16/6/ 2023. (Ad Fli)
