Mediasi PT ASL dan Warga Harara Sempat Gaduh

Diposting pada

TAMIYANGLAYANG – Media yang dilakukan Pemerintah Desa Harara, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), antara pihak PT  Alam Sukses Lestari (PT ASL) dengan warga Desa  Harara pada Rabu (13/3/2024), sempat gaduh.

Kegaduhan tersebut terjadi lantaran ada warga yang tidak terima lahannya digaraf pihak PT ASL. Pemilik lahan, yakni warga Desa Harara, minta  kejelasan legalitas kegiatan atau aktivitas PT ASL di kawasan tersebut.

Karena itu, mediasi yang difasilitasi oleh Pemerintah Desa Harara, dan dilaksanakan di Aula Kantor Desa Harara, ini berjalan cukup lama.

Pada akhirnya, mediasi menghasilkan sebuah surat bersama yang berisi kesepakatan antara pihak PT ASL dan warga Desa Harara. Isinya berkaitan dengan kegiatan PT ASL. Juga disepakati untuk meninjau batas-batas Desa Harara dan lahan.

Kemudian, semua pihak bersama-sama turun ke lapangan untuk menetapkan tata batas Desa Harara dengan batas lain. 

“Dalam penetapan tata batas ini melibatkan Tim Sebelas yang sudah terbentuk di Desa Harara,” kata Elitson selaku Damang Paju Sepuluh wilayah Kecamatan Dusun Timur.

Memang, ungkap Elitson, dulu pernah dilakukan penetapan tata batas. Namun kini dilakukan kembali penetapan tata batas, agar lebih menguatkan.

“Kini kita libatkan batas desa lain, agar tidak terjadi permasalahan lahan batas desa. Selama dilakukan penetapan tata batas, tidak ada aktivitas PT ASL. Setelah dilakukan penetapan tata batas, silahkan tindaklanjuti dengan kegiatan adat, yakni setelah kelir masalah tata batas,” tegas Elitson.[]

 

Gazali Rahman 13/3/ 2024.