Paringin, Maknanews.com – Universitas Sapta Mandiri (Univsm) Balangan melakukan kunjungan resmi ke Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang pada Kamis, 13 Februari 2025, dalam rangka studi tiru pengelolaan perguruan tinggi dan penjajakan kerja sama antar kampus.
Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Rektor Univsm Abdul Hamid, didampingi para wakil rektor, dan disambut hangat oleh Rektor Udinus Dr. Pulung Nurtantio Andono, Wakil Rektor IV, serta jajaran dari Bidang Kerja Sama dan Urusan Internasional.
Rektor Udinus, Pulung Nurtantio, mengungkapkan bahwa Udinus berawal dari sebuah lembaga kursus komputer di bawah Yayasan Dian Nuswantoro, yang kemudian berkembang menjadi perguruan tinggi swasta unggulan di Jawa Tengah sejak berdiri pada tahun 1990-an.
“Kini Udinus telah memiliki berbagai fakultas, termasuk Ilmu Komputer, Ekonomi dan Bisnis, Kesehatan, Kedokteran, serta program magister dan doktoral. Kami juga masuk dalam pemeringkatan QS World University Ranking dan lebih dari 60% program studi kami sudah terakreditasi Unggul,” jelas Pulung.
Ia menambahkan, Udinus sangat terbuka terhadap kerja sama, baik dalam pengembangan dosen, program studi, maupun kolaborasi dengan mitra internasional.
Univsm Ingin Belajar dari Udinus
Sementara itu, Rektor Univsm Abdul Hamid menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi langkah strategis bagi Univsm yang masih tergolong kampus baru, dalam memperkuat tata kelola kelembagaan dan kualitas akademik.
“Kami ingin belajar dari Udinus yang memiliki latar belakang dan semangat pendirian yang serupa, yakni berakar dari pendidikan berbasis komputer, namun kini telah tumbuh pesat dan dikenal luas,” ungkap Abdul Hamid.
Ia berharap studi tiru ini tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang kerja sama konkret di masa depan, baik dalam hal pengembangan sumber daya manusia, riset bersama, hingga pertukaran akademik.
“Kami sangat terbuka untuk tindak lanjut kerja sama, demi mempercepat kemajuan Univsm sebagai bagian dari komitmen kami mencetak SDM unggul di Kabupaten Balangan dan Kalimantan Selatan,” tutup Hamid.
