TAMIANGLAYANG – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, menghadiri rapat koordinasi (rakor) penanganan banjir bersama Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, di Aula Kantor Dinas PUPR Barito Selatan. Rakor ini diikuti oleh para kepala daerah di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.
Dalam rakor tersebut, Gubernur Agustiar mengungkapkan, saat ini tiga kabupaten, yakni Barito Utara, Murung Raya, dan Barito Selatan, tengah mengalami banjir yang cukup parah.
“Tercatat 31.054 KK atau 94.542 jiwa terdampak, dengan 1.322 fasilitas umum dan 20.348 unit rumah mengalami kerusakan,” sebut Gubernur, Senin (27/4).
Sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat, Pemprov Kalteng telah menyalurkan bantuan logistik sebanyak 75 ton sembako kepada korban terdampak.
Selain penanganan darurat, Gubernur juga menekankan pentingnya solusi jangka panjang, di antaranya melalui Program Transmigrasi Lokal di Kabupaten Kapuas untuk merelokasi masyarakat ke kawasan lebih aman.
Dalam kesempatan itu, Gubernur turut memperkenalkan Program Prioritas Kartu Huma Betang — sebuah instrumen terpadu untuk layanan bantuan sosial, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi berbasis budaya lokal.
Wabup Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, hadir bersama pejabat eselon II dan III dari Pemkab Bartim, sebagai bentuk komitmen untuk bersinergi mendukung langkah-langkah pemulihan pasca-bencana di Kalteng.
Gubernur Agustiar berharap, sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan masyarakat dapat terus diperkuat untuk membangun wilayah terdampak menjadi lebih baik.
