Tamiang Layang – Tahun ajaran baru 2025/2026 membawa keprihatinan tersendiri bagi SMAN 1 Benua Lima. Sekolah negeri yang berada di wilayah timur Kabupaten Barito Timur ini hanya menerima 20 siswa baru.
Kepala SMAN 1 Benua Lima, Istiqomah, mengungkapkan bahwa proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah dilakukan sesuai ketentuan. Namun, hingga dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), hanya dua puluh siswa yang hadir dan aktif mengikuti kegiatan belajar.
“Dari jumlah itu, enam laki-laki dan empat belas perempuan,” ujar Istiqomah saat ditemui, Rabu (30/7/2025).
Pihak sekolah mengaku telah berupaya maksimal melakukan sosialisasi, seperti memasang spanduk dan menyebar brosur ke sejumlah titik strategis.
Namun realita di lapangan berkata lain—sebagian besar siswa dari Kecamatan Benua Lima justru memilih melanjutkan sekolah ke kabupaten tetangga, Tabalong, Kalimantan Selatan.
“Kami harap ada perhatian dari pemerintah daerah. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan terhadap sekolah negeri di wilayahnya sendiri. SMAN 1 Benua Lima ini dibangun dengan fasilitas negara, seharusnya dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, rendahnya minat masuk ke sekolah lokal bisa menjadi sinyal serius yang perlu segera dicarikan solusinya oleh para pemangku kepentingan.
