Pemkab Kotabaru Pantau Awal Program PK2D di Desa Sampanahan, Dorong Percepatan Peningkatan Kualitas Keluarga

Diposting pada

KOTABARU – Pemerintah Kabupaten Kotabaru mulai melakukan pemantauan dan evaluasi awal Program Peningkatan Kualitas Keluarga Daerah (PK2D) di Desa Sampanahan, Kecamatan Sampanahan, Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini dipimpin Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (PPPAPPKB) sebagai bagian dari rangkaian pembinaan desa-desa yang menjadi lokus penilaian tingkat provinsi.

Desa Sampanahan ditetapkan sebagai lokus PK2D Kalimantan Selatan 2025 karena sejumlah indikator ketahanan keluarganya masih berada di bawah standar provinsi. Kondisi tersebut mendorong perlunya intervensi, pendampingan, dan penguatan lintas sektor.

Wakil Bupati Kotabaru, Syairi Mukhlis, yang hadir mewakili Bupati H. Muhammad Rusli, menegaskan bahwa penguatan kualitas keluarga menjadi pondasi pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Kotabaru berharap kegiatan PK2D di Desa Sampanahan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain. Jika desa kuat, maka kota juga akan semakin maju,” ujarnya.

Syairi menyebut kualitas keluarga tidak hanya ditentukan dari satu aspek, tetapi harus dilihat secara menyeluruh—mulai dari kondisi lingkungan, kesehatan keluarga, pendidikan anak, hingga kecukupan gizi.

Momentum monitoring ini juga diisi dengan peresmian Kebun Hatinya PKK dan Sekretariat PKK Desa Sampanahan, disusul bazar jajanan tradisional, pasar pangan murah, serta pelayanan kesehatan untuk warga. Kehadiran berbagai layanan tersebut diharapkan mendukung upaya peningkatan kesejahteraan keluarga di tingkat desa.

Melalui PK2D, Pemkab Kotabaru menegaskan komitmennya memperkuat pelayanan dan kolaborasi antarinstansi, terutama dalam percepatan penurunan stunting yang menjadi agenda nasional.

Kegiatan turut dihadiri jajaran Dinas PPPAPPKB, Wakil Ketua I TP-PKK, Camat Sampanahan, Kepala Desa Sampanahan, serta perwakilan SKPD terkait.[]